Belo Negoro Motor Kustom Ingatkanku pada Papa

Membaca roman lalu ada yang basah dan mengalir deras di pipi itu hal biasa.Tapi membaca rilis pers sambil sesenggukan ditengah jalannya siaran pres baru sekali seumur hidupku, saat Kustomfest 2018.
Bagaimana tidak, hari ini adalah hari yang setiap tahun aku peringati bersama Papa.”Ini harimu, Pa,” batinku saat mata membaca maksud Mas Lulut Wahyudi dalam membuat lucky draw kali ini.

“Kami Dedikasikan Untuk Para Pahlawan Tentara Indonesia yang
Telah Berjuang Mempertahankan Kedaulatan Indonesia” begitulah yang tergores di tangki lucky draw yang diberi nama Belo Negoro.

Read More

Share

World Skateboarder Legend, Steve Caballero Hadir di Kustomfest 2018

Bukan Kustomfest jika tak terus kreatif dan menginspirasi generasi muda. Color of Difference sebagai tema kustomfest 2018 direpresentasikan dengan kehadiran para kustom dari berbagai bidang. Salah satu even bergengsi Indonesia dan dunia ini akan menghadirkan Steve Caballero, World Skateboarder Legend asal Amerika. Caballero akan menjadi VIP Guest dan akan ada sesi meet n great bersamanya.

Caballero bukan orang asing di dunia motor dan kustom. Selain sebagai atlet dengan menyabet banyak prestasi hingga mengubah dunia skateboarder dengan berbagai trik yang ia lahirkan. Ia juga seorang kustom. Lebih lengkap lagi, Kakek yang sebentar lagi beruisa 54 tahun ini juga seorang musisi dan penggemar moto cross.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KUSTOMFEST (@kustomfest) on

“Ada irisan, mengapa Kustomfest kali ini menghadirkan Steve Caballero. Kami cukup bangga mengajaknya ke Indonesia untuk pertama kalinya dan hadir di Kustomfest,” ungkap Lulut Wahyudi, Director Kustomfest saat siaran pers (2/10) di Gaia Cosmo Hotel, Jogja.

Menurut Lulut, perlu dua tahun untuk meyakinkan Caballero datang ke Indonesia. Ia baru berhasil mengajak Caballero pada Desember 2017 saat mereka bertemu di Yukohama. “Yes, I will come,” Lulut menirukan jawaban Caballero.

Pemilik akun Instagram @Stevecaballero ini merupakan tokoh inspiratif di Ameriaka. Pasalnya Caballero berhasil mengajak para pecandu narkoba di daerahnya untuk menjauhi narkoba dengan olah raga skateboard. Menurutnya untuk bisa bermain skateboard perlu tubuh yang sehat untuk bisa menjaga keseimbangan. Kunci ini lah yang membuat banyak anak muda di Amerika memilih hidup sehat daripada mengkonsumsi narkoba.

Tak hanya itu, sebagai selebgram tentunya dikalangan dunia skateboard, motor, dan kustom Caballero akan diajak panitia Kustomfest 2018 untuk mengunjungi daerah wisata di Jogja. “Stave punya follower yang amazing, jadi, kami akan mengajaknya bermain-main ke lokasi wisata. Dengan dia memposting 1 saja (tentang Jogja) ini akan punya nilai promosi buat Jogjakarta dan Indonesia,” papar pungkas Lulut.

Jangan terlewat untuk hadir pada perhelatan akbar ke-7 Kustomfest 2018 dan nikmati tiap rangkaian acaranya pada 6-7 Oktober 2018 jam 09.00-22.00 WIB. Berbagai pengisi acara musik dengan berbagai genre musik akan disuguhkan. Cukup dengan mengganti tiket senilai 60.000 rupiah/hari.

Share

Gandeng Lanud Adisutjipto Kustomfest 2018 Hadirkan Pesawat Kustom

Bila enam tahun sebelumnya panitia Kustomfest hanya menghadirkan motor dan mobil kustom, tahun ini akan ditambah dengan pesawat kustom pertama besutan anak bangsa. Tak heran jika dari tahun ke tahun Bulan Oktober selalu menjadi perayaan kaum kustom di Indonesia bahkan Asia-Pasifik. Inovasi dan kreatifitas selalu hadir dengan keunikan dan keistimewaannya. Ini tak lepas dari komitmen Kustomfest yang selalu ingin mengedukasi dan menginspirasi penyuka kustom kulture, baik, sebagai builder atau sekadar penikmat dunia kustom.

Even yang lahir pada Oktober 2012 ini akan hadir kembali pada 6-7 Oktober 2018 di Jogja Expo Center. Mengusung tema Color of Difference, Kustomfest mencoba merepresentasikan keberagaman yang ada di dunia kustom. Salah satu warna yang dihadirkan pada gelaran ke-7 ini adalah keterlibatan Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta. Dalam hal ini kaitannya dengan kehadiran Pesawat RI-X WEL. Pesawat ini merupakan kustom pertama Indonesia yang dirancang dan dibuat dalam waktu 5 bulan oleh Biro Rancang dan Konstruksi pada 1948 di pangkalan Udara Maospati yang sekarang Lanud Iswahjudi.

Misi yang selaras, yaitu edukasi masyarakat menjadi alasan Museum TNI AU ikut merayakan lebaran para kustom ini. Menurut KolonelSus Dede Nasrudin selaku Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta, Museum tersebut memiliki kontribusi mendatangkan 10% dri 7 juta wisnus per tahunnya.

Dede mengaku Kustomfest merupakan ajang promosi untuk menggerakan masyarakat agar berkunjung ke Museum Mandala Dirgantara, museum terbesar dan terlengkap koleksinya se Asia Tenggara. Ia mengklaim bahwa wisnus tersebut rata-rata adalah reapetor. “Kami berharap ketika kami bersama-sama dengan kustomfest, kami bisa menginspirasi generasi bangsa untuk menjadi generasi kustom. Bahwa pada 3 tahun setelah kemerdekaan kita sudah bisa membuat RI-X WEL,” terang Dede saat siaran press Kustomfest 2018 di Gaia Cosmo, Jogja (2/10).

Lulut Iswahyudi, Director Kustomfest mengatakan memiliki tagline, “Mari Bicara dengan Karya” melalui ajang tahunan ini ingin mengajak para generasi kustom untuk tidak jumawa dan pantang menyerah dengan segala keterbatasan. Kehadiran Pesawat RI-X WEL ini adalah bukti bahwa pendahulu kita sukses dari sebuah keterbatasan dan semangat yang tak ingin maju.

Sebagai wujud penghormatan terhadap pendahalu, Pesawat RI-X WEL kini telah mengalami penyegaran. Lulut mengaku merestorasi beberapa bagian pesawat untuk diperbaiki di bengkel Retro Classic Cycles. Bagian itu antara lain skin di bagian sayap dan fuselage serta memperbaiki sektor warna karena rusak termakan usia. Dari sisi mesin, Lulut juga mengaku telah memperbaiki satu mesin motor Harley Davidson WL berkubikasi 750 cc buatan tahun 1925 sehingga akan menjadi pesawat kustom pertama di Indonesia.

Penasaran, dengan Pesawat RI-X WEL? Siapkan waktu untuk dapat berkunjung dan merayakan lebaran bersama para kustom di JEC, 6-7 Oktober 2018. Cukup 60.000 rupiah Anda juga berkesempatan untuk emmbawa pulang lucky draw yang tentunya tak kalah spsesial dengan lucky draw sebelum-sebelumnya.

Share

Syuting Sehari Buat Kris Aquino Jatuh Cinta Pada Candi Prambanan

Aku tak pernah bosan mengunjungi Candi Prambanan. Mendatanginya pagi, siang, dan malam bagiku sudah biasa tapi rasa banggaku tetap luar biasa. Pada abad ke-9 leluhur kita sudah mampu membuat mahakarya seperti ini. Betapa tingginya peradapan yang ada di nuswantara kala itu. Kini, Candi Pramabanan yang nama aslinya adalah Candi Siwagrha masuk sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Sebagai Candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara ini dibangun untuk dipersembahkan kepada Trimurti. Dalam Hindu, Trimurti adalah Brahma (Dewa Pencipta), Wishnu (Dewa Pemelihara), dan Siwa (Dewa Pemusnah). Siwagrha dalam bahasa Sansekerta berarti “Rumah Siwa”.

Kalau menurut sahabat kata, apa menariknya Candi Prambanan? Read More

Share

Ajak 8000 Pelari Keliling Prambanan, Mandiri Jogja Marathon 2018 Promosikan Pariwisata Jogja

Mandiri Jogja Marathon 2018- Penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon sukses dilaksanakan dengan mengajak 8000 pelari keliling kompleks Candi  Prambanan melalui 3 kategori, yaitu full marathon (42,195 km), half marathon (21 km), 10 km dan 5 km. Sebanyak 8000 pelari yang berasal dari dalam dan luar negeri memadati kompleks Candi Hindu terbesar di Dunia ini pada 15 April 2018.

Read More

Share

Pembukaan Festival Tidore 2018 Berlangsung Sakral dan Meriah

Pembukaan Festival Tidore 2018-Bulan sedang membulat, bertahta tepat di atas Sabua Sonie Gurua, 30 Maret 2018 malam tadi. Satu per satu anggota masyarakat ke luar dari rumah mereka masing-masing, menggunakan pakaian adat berwarna putih.

Jika diperhatikan, ada yang unik dengan pakaian adat di Tidore. Para perempuan akan menggunakan bawahan berupa jarik jawa. Berbeda dengan para lelaki, mereka akan tampil menggunakan ikat kepala berwarna putih yang disebut ikat jawa. Read More

Share

Tidore East West Monument Fest, Tujuan Liburan Akhir Maret 2018

 

 

Tidore East West Monument Fest-Ada long weekend di akhir Maret, Anda sudahkah punya tujuan untuk berlibur? Hm, bagaimana ke Tidore? Itu loh, kepulauan rempah di belahan timur Indonesia. Sisi timur Indonesia ini selalu eksotik, menyuguhkan kekayaan lanskap alam yang menakjubkan. Langit dan laut membiru, pegunungan dan perbukitan yang menghijau, serta ragam etnis dan budaya sebagai bagian dari pelangi nusantara.

Kota Tidore Kepulauan, salah satu kota di provinsi Maluku Utara. Di sini terkenal sebagai kota maritim dan juga rempah-rempah. Kota ini memiliki luas wilayah 1.550,37 km² yang menjadikannya kota terluas kedua di Indonesia setelah Kota Palangka Raya. Di sana akan ada acara seru bernama Festival Tidore atau Tidore East West Monument Fest, yang siap menyapa liburan Sahabat kata pada 29 Maret hingga 12 April 2018.  Read More

Share

Membius Anak Muda Zaman Now ala Java Jazz Festival 2018

Java Jazz 2018- Salah seorang teman meninggalkan komentar di unggahan aksi panggung Endah n Rhesa, “envy sama yang liat dan update tentang javajazz”. Aku baru yakin bahwa Java Jazz Festival memang benar-benar even yang ‘memikat’.

Berbagai kejutan yang diutarakan oleh Dewi Gontha selaku Direktur Utama PT Java Festival Production, lunas. Java Jazz Festival yang dihelat selama tiga hari mulai dari 2 Maret dan berakhir pada 4 Maret 2018 adalah kali ke-14. Bertempat di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta ini baru saja usai dini hari tadi pukul 00.30 WIB. Read More

Share

Bersiap untuk Java Jazz Festival 2018

Java Jazz 2018-Bicara tentang musik saya bukan ahlinya. Sebab saya tak lebih dari seorang awam yang hanya memasangtelinga dan menikmati alunan musik yang menelusup ke telinga. Pun bicara tentang genre musik. Saya hanya tahu dangdut, jazz, rock, slow rock. Jika dipecah lagi, otak saya tak mampu lagi untuk lebih memahami.

Maret telah tiba, bulan di mana para penggemar musik jazz bersuka cita. Sebuah even bernama Java Jazz Festival merupakan wadah bertemunya penggemar dengan sang idola. Bagi para penikmat musik jazz tentu tak asing dengan Java Jazz Festival. Even yang telah bergulir kali ke 14 ini akan kembali digelar pada tanggal 2-4 Maret 2018. Read More

Share

Festival Indonesia Festival (FestInFest) 2018 : Celebration of Life

Festival Indonesia Festival 2018-Negara kita sungguh kaya dengan ragam festival yang diselenggarakan oleh berbagai pihak yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Beragam festival itu berhasil tampil menjadi ciri dan atraksi utama di setiap daerah. Inilah yang akan dirangkum melalui Festival Indonesia.

Festival-festival yang kreatif itu telah memberikan kontribusi dalam upaya menarik wisatawan dari berbagai tempat sekaligus menghibur warga. Mengingat beraneka dan masif festival yang ada di seluruh Indonesia, Kementerian Pariwisata akan mengambil peran serius menghadirkan “Festival Indonesia Festival” (FestInFest).

Kemenpar berinisiatif menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan menghimpun berbagai potensi, pengalaman, dan kerja sama festival di seluruh Indonesia agar efektif, semarak, dan optimal. Melalui “Festival Indonesia Festival” ini semua potensi festival akan berada dalam satu panggung pemangku kepentingan, baik pemerintah, sponsor, maupun audiens. “Festival Indonesia Festival” juga jadi ajang penting untuk menyusun kalender kegiatan (Calender of Events) festival yang bersifat nasional dan menyeluruh.

Suasana Pameran dan Eksposisi Wonder Festival

Kegiatan “Festival Indonesia Festival” ini tampil dalam wujud pameran, pertunjukan, seminar, dialog, pemutaran film, kuliner, dan mini-karnaval. Sahabat Kata secara khusus dapat menikmati sajian kesenian dari Sepuluh Destinasi Prioritas, tentu dengan narasi dan temanya masing-masing.

Sahabat Kata bisa menikmati semarak di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, tempat bersejarah bagi pertemuan para pendiri bangsa saat menggagas ide kebangsaan pada tahun 1920an. Diharapkan melalui “Festival Indonesia Fetival” ini, semua pemangku kepentingan pariwisata dapat mengoptimalkan derap langkah untuk menyongsong masa depan. Agar terjalin orkestrasi padu dalam harmoni dari semua elemen potensi dan energi insan pariwisata yang ada di tanah air.

Sambutan Menteri Pariwisata, Arief Yahya

Pagi ini Festival Indonesai Festival 2018 resmi dibuka oleh Menteri Pariwisatam, Pak Arief Yahya dan Ibu Esthy Reko Astuti, Ketua Pelaksana C0E 2018. Mengusung tema “Celebration of Life” Festival Indonesia Festival 2018 tercermin dalam festival dan mendorong keterlibatan partisipasi warga. Istimewa sekali pada tahun 2018 ini ada 100 even unggulan terpilih (yang diusulkan oleh daerah dan lolos kurasi oleh tim Calender of Event) serta 10 even nasional yag telah masuk dalam Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI).

Rangkaian acara Festival Indonesia Festival 2018 pagi hari dimeriahkan dengan konser musik di Balairung Soesilo Soedarman. Pada waktu bersamaan juga digelar Pameran dan Eksposisi 100 Wonder Fesrival di Lobi Nusa Indah, Gedung SApta Pesona yang berlangsung dari jam 09.00-21.00 WIB.

Hiburan dari Ayu Laksmi pada acara Fest ini Fest 2018 bertempat di Balairung Soesilo Soedarman 30 Januari 2018.

Acara lanjutan diskusi CoE dan VIWI 2018: Orientasi dan Kebijakan dengan pembicara Hariyadi Sukamdani (Ketua VIWI 2018) dan Esthy Reko Astuti. Setelah makan siang akan doilanjutkan dengan Platform dan Kerjasama Pemasaran Digital Travex (Pembicara Samsriyono); Program dan Jaringan Genpi (Pembicara Muh Noer Sardono); dan Jaringan Kerja Fesstival dengan Pembicara Taufik Rahzen. Acara akan ditutup dengan Table Top dan Tayangan Ragam Even.

Share