rumah dome

The New Ngelepen Desa Wisata Rumah Dome

Rumah DomeAku sudah merencanakan berkunjung ke rumah dome sejak 3 tahun lalu. Awalnya karena membaca review di google tentang wisata alternatif di Yogyakarta. Aku tertarik dengan bangunannya yang mirip sekali dengan rumah teletubies. Seperti bakpao putih yang menggembung namun keras. Unyu lah pokoknya. Rumah bentuk ini tidak memiliki atap.

Lokasinya tak jauh dari tempatku tinggal bahkan aku sudah sering maen di sekitarnya. Lokasi Rumah Dome berada di sisi tenggara Kabupaten Sleman, tepatnya di Dusun Sengir, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Prambanan seperti yang kita tahu bahwa di sana bertebaran destinasi wisata heritage, geoheritage, budaya, dan seni.

Minggu (6/11) lalu adalah hari keberuntunganku. Mimpi bisa mengunjungi rumah dome selama 3 tahun lalu terealisasi. Berkat give a way yang diadakan oleh villageria, sebuah start up market place anyaran yang profesional. Pelakunya anak-anak muda, dedek-dedek jomblo #eh, tapi pinter-pinter. Hihihi.

Berangkatlah aku, pagi-pagi, lebih pagi dari jadwal. Selain karena baru pertama kali aku juga berharap bisa lebih menikmati perjalanan ini.Jalur munuju Rumah dome kutempuh dari kota jogja melalui jalan Solo-Jogja >> puter balik di sisi timur RS. Panti Rini >> menuju ke selatan lurus sampai ketemu pom bensin kiri jalan, maka ambil kanan jl. Piyungan-Prambanan >> bertemulah denganperempatan Jlatren ambil kiri >> rambu sederhana akan menunjukkan arah menuju rumah dome. Jika sahabat kata berangkat dari jl. Jogja-Wonosar kanan >> Jl. Piyungan -Prambanan >> Perempatan Jlantren kanan ikuti rambu sederhana bertuliskan rumah dome.

Area rumah dome dikelilingi oleh perbukitan kars dan lanskap sawah yang menghijau. Suasana desa yang benar-benar asri. Oksigen segar berjejal memenuhi paru-paru. Pagi itu sungguh istimewa karena pemandangan begini tidak mungkin kudapat di kota kecuali tembok, baliho, dan semrawutnya kabel. Perjalanan bisa kutempuh dalam waktu 20 menit dengan kebo, sebutan motor bebek manualku yang berwarna hitam. Namun aku menghabiskan 45 menit karena 3 kali berhenti selama perjalanan untuk sekedar mengambil kenang-kenangan.

pano_20161106_071727

Setelah melewati lansakp dan bertemu dengan beberapa petani yang sedang memetik padi akhirnya aku menemui jembatan. Jembatannya lebar dan ambruk (iya, kalau berdiri malah gak bisa dilewati kan). Aku sudah melihat sebuah rumah Dome dan bertemu dengan sebuah papan nama gang “gang tinky wingky” dari kayu di kiri jalan. Kanan jalan terdapat sebuah tanah lapang yang banyak orang, tampaknya beberapa lelaki sedang bekerja bakti.

Aku bertanya kepada seorang ibu di mana letak sekretariat rumah dome. Jawabnya aku harus jalan lagi ke sisi timur pada gang kedua, gang teletubies namanya. Sebuah gapura setengah lingkaran ku lalui, bertemu pertigaan ambil kiri lalu masuk lahan parkir. Ternyata Rumah Sekretariatnya tepat di depam parkiran.

img_20161106_081119

Laiknya pengunjung lain, aku mengisi buku tamu dan mengutarakan bahwa aku pemenang give away dari villageria. Sulasmono, Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang mengelola wisata rumah dome dan bukit teletubies. Ia menyambutku dengan ramah dan akrab. Langsunglah aku kepo-kepo soal rumah dome. Lantas ia menyodoriku sebuah catatan sejarah dan flayer tentang rumah dome.

Aku menyimpan sodorannya itu lalu memintanya untuk bercerita tentang garis besarnya (manja! yoben). Menurutnya Pemukiman Rumah Dome ini adalah berkah dari bencana gempa 27 Mei 2006 lalu. Dulu penghuni Rumah Dome ini berkampung di sekitar bukit teletabis, jaraknya 1 km dari tempat kami berbincang ke arah bukit teletubies.

Saat gempa itu datang dipagi hari di kampung Ngelepen dengan kekuatan 6,7 sr dan membuat amblas kampungnya sedalam 7m, lebar 15 m dan panjang 300 m. Sejak itu kampung di sana tidak lagi diperbolehkan untuk pemukiman. Semua aktivitas lumpuh, ia dan warga kampung lainnya harus terima hidup di tenda penampungan. Empat bulan lamanya, kabar segar datang dari Amerika untuk mereka. Bahwa Domes for the word anak NGO di Amerika akan membuatkan rumah domes atau iglo. Selain seperti rumah teletubies juga seperti rumah para indian di Daerah Eskimo.

kdlj86

Share

Nitrous Ice cream & fruit bar

Nitrous diambil dari kata nitrogen yang identik dengan menu sajian di kafe ini. “Nitrogen di cafe ini sebabagi bahan sensasi dalam penyajian makanan dan sebagai bahan pengawet makanan yang menggunakan proses pembekuan,” ungkap Rina selaku manager Nitrous IceCream & Fruit Bar.

img_20161022_163634

Nitrogen adalah unsur alam yang bebas dan dibutuhkan oleh tubuh manusia dalam ukuran macro. Tubuh tidak dapat mensintesis secara langsung unsur nitrogen sebab hanya tumbuhan yang mampu melakukan itu. Pun hewan yang memiliki unsur nitrogen adalah herbivora yang memakan tumbuhan pensintesis nitrogen. Nitrogen merupakan unsur terbesar yang terkandung dalam zat protein bahkan sebagai unsur pembentuk DNA dan RNA dalam tubuh.

Nitrogen di Nitrous merupakan nitrogen dalam bentuk cair yang telah melalui teknik pemanasan pada titik didih -1960C. Fungsi nitrogen cair ini biasanya digunakan untuk mengawetkan makanan dalam proses cepat, es krim misalnya. Efek yang timbul dalam proses pembekuan, es krim akan terasa lebih lembut. Hal ini terjadi karena proses reaksi antara nitrogen cair dengan suhu udara dan membuat kristal-kristal halus. Nitrogen cair aman digunakan untuk proses pembekuan pun sajian makanan jika diolah oleh koki dan barista yang berpengetahuan tentang cairan nitrogen.

Hal yang perlu digarisbawahi dan diperhatikan adalah jangan sesekali mencicip cairan nitrogen secara langsung. Seteguk nitrogen mampu berubah menjadi 25 liter gas nitrogen dan mampu meledakkan perut. Es krim atau makanan apapun yang disajikan dengan cairan nitogen harap dimakan setelah nitrogen selesai bereaksi dengan udara, ketika asap yang timbul dari siraman cairan nitrogen hilang.

Sensasi nitrogen inilah yang menjadi daya tarik tersendiri di nitrous selain konsep ruang yang santai dan anak muda banget. Kafe berukuran 6X10 ini akan memanjakan mata kita dengan konsep mural pada dinding kafe. Salah satunya adalah mural tentang proses mendidihkan nitrogen yang berada pada dinding lantai 1. Bangunan Nitrous ice cream and fruit bar lantau 1 ini menggabungkan antara material kaca bening dan tembok batu bata. Material  besi, dan baja ringan digunakan di lantai 2. Lantai dua merupakan area bebas merokok, terbuka seperti balkon dan dapat menikmati pemandangan sawah yang terhampar di depan nitrous.

Menu favorit es krim di Nitrous adalah Original Aladin of molekul. Es krim yang disajikan di atas teko khas aladin yang disangga oleh cawan bening berisi air tawar. Letak es krim di atas teko aladin dengan toping cone kecil dan panjang yang tengkurap. Saat penyajiannya, Original Aladin of molekul akan disiram dengan cairan nitrogen pada cawan bening. Seketika itu asap akan mengepul seperti jin teko aladin hendak keluar. Ala-ala disney deh. Es krim Nitrous memiliki ciri lembut dan rasa manis yang tidak mencolok.

img_20161022_164932
video sensasi nitrogen di sini

Nitrous Ice Cream and Fruit Bar  juga menyajikan varian minuman seperti koktile, milkshake, dan Prassion dreasing. Selain minuman, Nitrous juga menyediakan makanan ringan seperti olahan mie kekinian, snack, dan makanan berat. Sajian makanan dan minuman di Nitrous dalam ukuran jumbo dan jaminan kenyang. Harga menu di Nitrous ice cream and fruit bar mulai dari 12.000 rupiah.

Nitrous beralamat di Jalan perumnas seturan atau tepatnya jika dari jalan Solo, tepat di belakang Hotel Royal Ambarukmo. Nitrous ini sudah berumur 1 tahun dan memiliki cabang di Jalan kaliurang km 6. Cabang ke dua ini lebih pada menu kopi latte dan menu makanan yang sama dengan cabang pertama.

Nitrous buka di jam 11.00-23.00  WIB hari kerja dan jam 11.00-24.00 di akhir pekan. Jika ingin leluasa melakukan foto datanglah sebelum jam 17.00 sebab bisa saja anda akan masuk dalam daftar tunggu. Kafe ini hanya mampu menampung 100 pelanggan di lantai 2 dan 20 pelanggan di lantai bawah. Meja kursi yang digunakan berbahan kayu dengan konsep bangku teras yang ringan dan simpel.

Bagi anda yang ingin berlama-lama di Nitrous saya sarankan memilih lantai dua selain luas dan longgar pandangan juga dapat berjelajah dengan bebas. Jangan khawatir bagi anda food and travel yang hobi mengunggah hasil perjalanan ke media sosial, Nitrous akan memberikan layanan koneksi internet gratis dan terminal arus yang tersedia di setiap lantai. Pun jika anda sendirian jajan di sana, tak akan mungkin kesepian tapi pasti akan kekenyangan. Beberapa alat permainan seperti Uno, monopoli, kartu, rubrik, catur, dan dakon (apa dakon?) bisa dimainkan dengan teman semeja. Info lengkap bisa follow twitter dan instagram @nitrouseskrim.

Share

JW Marriot Surabaya untuk Akhir Pekan yang Sibuk

Senin sampai dengan Jumat saya habiskan untuk bekerja di sebuah Lembaga Sosial Masyarakat (LSM). Setiap harinya pekerjaan saya adalah menulis lalu mengupload ke website milik kantor. Saya dibebaskan untuk menentukan jam kehadiran dengan catatan pekerjaan saya selesai. Dengan demikian kehadiran hanya sebatas formalitas kerja saja.

Selain bekerja di LSM saya juga mengambil pekerjaan lain, di antaranya MC, menulis untuk sebuah penerbit, editor di sebuah majalah, dan transkripper. Pekerjaan sampingan ini biasanya mengambil waktu akhir pekan saya.

Prioritas hidup saya saat ini adalah karier dan keluarga. Sebagai perempuan single bekerja full time dengan macam-macam pekerjaan seperti ini tidak begitu masalah bagi saya. Saya selalu menyelakan waktu untuk bisa berkumpul dengan keluarga, tentunya yang berkualitas. Mungkin di antara kesibukan saya tidak harus akhir pekan, ketika saya berkesempatan pulang, maka saya pulang.

Kebutuhan untuk menyampaikan rindu dan merasakan hangatnya berkumpul dengan keluarga sudah pasti terpenuhi. Saya hanya butuh waktu 1 jam untuk sampai di rumah orang tua saya. Single memang seperti burung liar yang bebas terbang ke seluruh penjuru. Tapi dia juga rentan kesepian lho. Eh.

Nah, mungkin akan jadi hal yang berbeda bagi anda yang sudah menjadi orang tua. Pekerjaan merupakan hal yang sama penting dengan keluarga. Waktu bertemu dengan anak-anak menjadi sulit. Biasanya, akhir pekan adalah pilihan untuk berkumpul bagi orang tua sibuk.

Sebagai orang tua yang bekerja di luar rumah, kadang juga tidak bisa menolak keputusan kantor. Misalnya akhir pekan yang semestinya adalah waktu bersama keluarga harus terbang ke Surabaya untuk menghadiri rapat atau urusan kerja yang tidak bisa diwakilkan. Mau tidak mau, anda harus pergi dan meninggalkan keluarga.

Meninggalkan keluarga?

Jika, memang kerjaan di akhir pekan, kenapa tidak membawa turut serta sekeluarga. Surabaya selain pusat bisnis, juga menawarkan destinasi wisata edukatif. Akhir pekan tidak hanya menjadi milik anda dan pekerjaan tapi juga keluarga bukan? Anda bisa berbagi peran dengan pasangan dalam memenuhi kualitas kebersamaan saat anda sedang menghadiri rapat. Pasangan anda bersama anak-anak dapat mengisi waktu dengan berkunjung ke destinasi wisata yang jaraknya tidak jauh dari pusat kota.

Treveloka pilihan yang pas untuk mempersiapkan akhir pekan anda di Surabaya bersama keluarga. Anda bisa memilih Hotel JW Marriot Surabaya sebagai pilihan penginapan tentunya dengan kemudahan yang diberikan oleh Treveloka. Selain fasilitas hotel yang serba lux, hotel ini juga sangat strategis. Hanya berjarak 14,45 km dari Bandara Juanda dan lebih dekat dengan Tunjungan Plaza yang berjarak 0,66 km serta Grahadi berjarak sekitar 0,94 km.

10000000007156446
Foto dari sini

Tidak hanya itu, fasilitas kebugaran juga tersedia di dalam hotel ini. Jika pasangan dan anak-anak anda bosan berada di lingkungan hotel bisa berkunjung ke tempat bersejarah yang juga tidak jauh. Patung Joko Dolog salah satunya.

Patung ini merupakan wujud penghormatan kepada Putra Kertanegara bernama Wisnu Wardhana sebagai Raja Singosari. Ia berkarakter bijaksana, pakar hukum di jamannya, dan taat sebagai umat Budha. Cita-citanya ingin mempersatukan Indonesia. Cocok bukan untuk anak-anak anda. Bagaimana, masih gundah menerima pekerjaan di akhir pekan?

Share

Romantisme Kedai Nyah Tan Li

Akhir-akhir ini, Jogja selalu basah menjelang buka puasa hingga larut malam. Cuaca dingin membuatku enggan keluar dan beraktivitas. Maunya mendarat cantik di atas kasur lalu tarik selimut kemudian tidur. Tapi apa iya, sedang dapur harus terus mengepul.

Sore tadi, sebelum aku pergi mendung menggantung. Sempat gerimis menemani perjalananku ke Bantul. Hari ini aku ada acara kopdar dan buka puasa bareng temen-temen bloger Jogja di Desa Wisata Kasongan. Tunggu, jangan kalian pikir aku akan buka puasa dengan gerabah atau keramik. Iya, memang betul. Kasongan merupakan pusat wisata dan galeri kerajinan gerabah dan keramik. Tapi aku masih doyan makan nasi kok, aku belum berubah jadi jathilan. Read More

Share