Detoksifikasi dengan Apitherapy

Tiga tahun lalu, saya melakukan riset tentang korban penyalahgunaan napza sebagai syarat lulus sarjana. Salah satu hal yang saya gali adalah tentang detoksifikasi. Detoksifikasi adalah cara untuk mengeluarkan racun, dalam hal ini adalah racun/zat yang terkandung dalam napza dan masih mengendap di dalam tubuh.
 
Menurut keterangan residen (subjek riset) selama detoksifikasi itu rasanya sakit secara fisik dan berat dilalui secara psikis. Saat itu saya tidak bisa membayangkan sakit dan perasaan yang harus dia lalui. Saya hanya mencatat dan terus bertanya bagaimana prosesnya. Tak jarang residen juga tidak betah lantas melarikan diri. Residen melarikan diri dapat saja terjadi karena faktor niat. Jika sembuh karena terpaksa maka sulit mereka bisa melalui masa ini. Detoksifikasi yang dilakukan secara medis. Jadi ada penggantian zat yang mereka konsumsi untuk menghilangkan racun dari zat-zat yang dikonsumsi terdahulu. Pelaksanaanya pun di bawah pengawasan tenaga medis dan dilakukan dalam ruang tertentu.
 
Saat ini, saya sudah 2 minggu merasakan proses itu. Saya melakukan detoksifikasi karena ingin berhenti merokok setelah 8 tahun saya lakukan. Saya niat berhenti karena sudah merasa kecanduan. Saya merasa tidak dapat berkonsentrasi atau bekerja tanpa menghisap rokok lebih dulu. Tidak hanya itu, ketika melihat kopi yang saya ingat hanya korek da rokok. Pun jika sedang diskusi bersama teman. Semacam perlu doping untuk bertahan mendengar dan bercakap.
 
Tepatnya saya memulai detoksifikasi pada tanggal 22 Juli 2016. Terakhir saya menghisap sebatang djarum super dari hasil meminta rokok teman. Setelah makan siang tanggal 21 Juli 2016, di Hotel Alana. Sepulang dari Alana saya mencoba beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan memegang rokok. Saya  menyimpan barang-barang di tempat yang tersembunyi seperti mengumpulkan korek dan koleksi asbak serta memastikan tas-tas saya bebas korek. Minum larutan soda kue sekali seminggu. Wow, rasanya sepet sekali di mulut. Menghindari ketemu dengan teman yang merokok dalam waktu seminggu pertama. Mengurangi porsi minum kopi.
Salah satunya milik saya poto: Elzha
Salah satunya milik saya
poto: Elzha
Kondisi fisik saya selama minggu pertama: sesak napas beberapa malam, batuk-batuk kering setiap malam, susah tidur, susah konsentrasi, bingung. Tidak hanya itu badan pegal-pegal. Rasanya tidak karuan.
Masuk minggu kedua, saya memberanikan diri dan menguji diri bertemu dengan teman perokok. Ea… godaan masuk cuy, “Rokok, mbak Elzha,” “Zha, pinjam korek,” “Monggo, Mbak Elzha,” sambil menunjukkan rokok mereka. Aku sih, senyum-senyum dan “Sekarang pingin libur ngrokok, monggo,” atau “sudah gak bawa korek.” Rasa pengen menghisap? Jelas, pengen banget. Tapi saya harus berhenti.
kdlj86
Share

Wajah Putih Bersinar dari Bahan Alami

Halo, Sahabat kata.

Sudah lama Elzha tidak berbagi tips, ya. Nah, kali ini Elzha akan berbagi seputar kecantikan. Tidak harus perempuan laki-laki juga boleh merapat, Lho.

Wajah, merupakan bagian tubuh yang konon menjadi daya tarik seseorang terhadap kita. Selain itu, wajah juga memiliki kulit yang lebih sensitif dibanding kulit tubuh bagian lain. Apalagi dengan kulit wajah yang berminyak pasti mudah sekali berjerawat.  Read More

Share

Tahan Lama Bersepeda

Bersepeda, olahraga satu ini kini sedang tren di masyarakat. Mungkin sahabat kata salah satunya. Mulai dari bersepeda secara individu sampai bersepeda yang ramai-ramai hingga digarap secara serius menjadi sebuah komunitas.

Apa sih asiknya bersepeda? tentu sebagian orang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi yang murah dan ramah lingkungan. sebagian orang lagi bersepeda karena ingin olah raga yang simple bisa dilakukan dengan keliling kampung. Sebagian yang lain bersepeda hanya untuk mengikuti tren aja. Yah, itu pilihanlah ya. Read More

Share

Menulis itu Mudah

Menulis adalah merekam dan membuat sejarah ~ Elizhabet Elzha.

Menulis bukan pekerjaan mudah bagi beberapa orang termasuk diriku. Hal itu tidak perlu dijadikan alasan bagi sahabat kata untuk berhenti menulis. Apa pun di dunia ini semua bisa dipelajari asal ada kemauan. Pun menulis. Ribuan referensi bisa digunakan sebagai pemandu belajar. Jika kalian kesulitan memilih dan memahami buku cara menulis, bisa mencoba dengan beberapa hal seperti di bawah ini (khusus menulis prosa): Read More

Share

Setagen

Setagen adalah kain panjang hasil tenun menyerupai selendang. Ukurannya bervariasi, memiliki lebar antara 12-15cm dan panjang mulai dari 5m,10m, hingga 15m. Setagen biasa digunakan oleh perempuan atau pun lelaki jawa sebagai ikat pinggang pada jaman kerajaan. Khusus bagi perempuan, setagen digunakan untuk membentuk tubuh khususnya bagian perut.

Perempuan Jawa pada jaman dulu ketika pasca melahirkan wajib menggunakan setagen selama 40 hari. Tujuannya agar rongga perut kembali mengecil seperti sebelum hamil. Ternyata, melilitkan setagen di perut dengan cara yang benar juga dapat membantu seseorang yang memakainya menjadi lebih kuat dalam megangkat beban berat, mengurangi rasa capek saat berkendara jarak jauh, tidak mudah kembung, melindungi kandung kemih dari ketedun/ kecing turun.

 

Simpan setagen dalam kondisi tergulung
Simpan setagen dalam kondisi tergulung

 

Hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan:

  1. Gunakan Setagen 8 jam perhari, jangan digunakan saat tidur.
  2. Lilitan setagen tidak boleh menutup tulang rusuk.
  3. Untuk memudahkan saat melilitkan setagen lakukan seperti membuka gulungan tikar, sisa gulungan menghadap ke depan.
  4. Jangan mencuci setagen dengan rendaman detergent. Cukup rendam dalam air bersih kemudian bilas.
  5. Simpan Setagen dalam kondisi tergulung

 

Warisan leluhur tak ada yang sia-sia ~ Elizhabet Elzha

Info pemesanan: 085743106400

Share