pameran boneka

Pameran Boneka- Boneka dalam Bahasa Inggris biasa disebut “doll” yang artinya justru bukan boneka tapi mainan. Boneka berasal dari kata “boneca” Bahasa Asli Portugis yang artinya boneka, atau orang kebanyakan menyebutnya anak-anakan. “Boneka adalah mainan tertua bagi manusia,” Rudi Corens dalam tulisannya berjudul apa itu boneka yang terpampang di dinding Pameran Boneka (bukan) Hanya Mainan.

Rudi Corens, seorang kurator dari Belgia yang mengabdikan diri untuk konservasi mainan anak di Indonesia sejak 2 Pebruari 2008 dengan mendirikan Museum Pendidikan dan Mainan Anak Kolong Tangga. Ia prihatin terhadap Indonesia yang memiliki beragam budaya dan permainan anak namun semua hampir punah. Museum itulah tempat dimana ia dan para relawan untuk memulai menata dan menginventaris permainan dan mainan kuno/rakyat dari koleksi pribadinya. Sudah 8 tahun Rudi Corens dan para sahabat/relawan anak kolong tangga berkiprah di Jogja. 8 kali juga mereka menggelar pameran, 2017 ini mereka ingin mengubah image bahwa Museum Pendidikan dan Mainan Anak Kolong Tangga bukan milik Rudi Corens tapi milik kita semua.

Museum Anak Kolong Tangga pada kesempatan ke 8 ini menggelar Pameran Boneka (bukan) hanya mainan khusus ditujukan kepada orang tua dan dewasa yang memiliki ketertarikan pada dunia boneka dan segala aspek yang berhubungan dengan dunia orang dewasa. Ide untuk pameran ini merupakan konsep dari Kurator Museum Pendidikan dan Mainan Kolong Tangga, Rudi Corens, setelah melakukan penelitian selama dua tahun dengan bantuan tim riset museum. Pameran ini merupakan sebuah pengantar kepada aspek lain dari boneka, yang jarang dihadapkan pada kita, dan terkadang cenderung kita abaikan.

Pameran Boneka (bukan) hanya Mainan diselenggarakan pada:

tanggal : 17-26 Januari 2017

Tempat : Jogja Gallery

Buka: 09.00-21.00 WIB

Apa yang didapat di sana?

Sahabat kata akan memperoleh banyak kejutan dan mungkin saja semacam potret masala lalu. Dalam bentuk lukisan, mading, poster, atau bahkan bentuk boneka yang pernah dimainkan semaca kecil. Berbagai macam boneka sesuai dengan peruntukannya baik secara ekonomi, spiritual, azimat, ritual, dan bahkan penyampai misi perdamaian diulas tuntas dengan informasi yang ringkas dan lugas. Tak terbatas boneka di Indonesia, namun juga di penjuru dunia.


Berbagai workshop seputar mainan dan boneka juga dapat diikuti oleh Sahabat kata dengan uang partisipasi sebesar 20.000 tiap sesi workshop. Yuk, berbondong-bondong ke Pameran Boneka (bukan) hanya mainan. Khusus untuk workshop hanya hadir di tanggal 21-25 Januari 2017. Anda datang, berarti anda peduli dan melakukan konservasi terhadap budaya sendiri.

Share

3 thoughts on “Pameran Boneka (Bukan) Hanya Mainan

  1. Salut pak Rudi Corens yang mendirikan Museum Pendidikan dan Mainan Anak Kolong Tangga. Kadang mata orang luar lebih peka melihat hal yang perlu diperbaiki. Rudi Corens sudah berkontribusi berbuat yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*