Akhirnya, setelah setahun berkarya, Yamaha Riding Academy (YRA) regional Yogyakarta resmi memiliki markas di sayap barat Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta. Hadir dengan tagline:

“Lebih baik menyelamatkan satu nyawa di jalan daripada tidak sama sekali,” ~ Yamaha Riding Academy, Yogyakarta

Sabtu, 17 Juli 2016 Markas YRA diresmikan langsung oleh pihak Yamaha Pusat, Jakarta dan dihadiri oleh perwakilan YRA Pusat (Jakarta), Yamaha Rider Federasi Indonesia (YRFI), Yamaha Rx-King Indonesia (YRKI)  regional Yogyakarta, Perwakilan Ikatan Motor Indonesia  (IMI), dan 59 undangan perwakilan dari komunitas motor serta masyarakat umum wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Sebanyak 59 undangan yang terdiri dari 4 perempuan dan sisanya adalah laki-laki mendapat jamuan khusus dari YRA. Sejak pukul 9.00-16.30 WIB para undangan mendapat kesempatan untuk mengikuti acara sefety riding education (teori dan praktik) serta Gymekhana competition. Tidak hanya itu bintang tamu Wahyu Nugroho, free styler cilik asal Boyolali unjuk gigi di depan para tamu undangan menggunakan Yamaha Vixon.

Danang Hermanto, ketua YRA Yogyakarta mengaku gembira telah dipercaya dan didukung oleh Yamaha dengan diberi markas di Stadion Maguwoharjo. Ia juga menuturkan bahwa sebenarnya YRA telah lahir pada bulan Juni 2015 dan belum memiliki markas sebagai sekertariat. Perhatian langsung dari Yamaha yang bekerja sama dengan Pemerintah daerah Sleman akhirnya memberikan sebagian ruangan di sayap barat Stadion Maguwoharjo tepat di utara markas PSS Sleman, khusus untuk YRA Yogyakarta.

Menurut Danang, keberadaan YRA adalah salah satu wujud tanggung jawab Perusahaan Yamaha terhadap konsumen. Karena selama ini, di Indonesia masih awam perihal safety riding. Sangat mudah bagi konsumen membeli motor asal memiliki uang. Lain hal yang terjadi di beberapa negara maju, bahwa syarat membeli kendaraan adalah memiliki sertifikat sefety riding baru bisa membeli motor.

Yamaha Riding Academy for All

Meski YRA hadir sebagai kepanjangan tangan perusahaan Yamaha, namun tidak menutup akses bagi masyarakat umum untuk menerima manfaat dan bekerja sama dalam memberikan pengetahuan keamanan berkendara roda dua. Saat ini, menurut Danang batasan penerima manfaat dari YRA Yogyakarta adalah DIY dan beberapa kota sisi barat Yogyakarta seperti Magelang dan Purworejo. Pun tidak membatasi pada komunitas motor bermerk Yamaha saja.

Masyarakat perlu tahu tentang safety riding karena pertumbuhan pengguna sepeda motor dan produksi kendaraan pada tahun 2012 sebanyak 29.544 dan secara statistik, tiap satu jam ada 3 korban kecelakaan. Berdasar data tersebut, YRA memiliki program aksi nyata kepada masyarkat berupa edukasi berkendara kepada anak-anak, pelajar, komunitas, dan siapa pun yang ingin belajar tentang keamanan berkendara.

Kualifikasi Instruktur dan Fasilitas Yamaha Riding Academy

Masyarakat tidak perlu risau dan galau tentang kompetensi instruktur YRA. Mereka bukan instruktur yang direkurut secara abal-abal. Perlu sertifikat khusus untuk bisa jadi instruktur di YRA selain itu harus tercatat sebagai anggota club YRFI. Fasilitas fisik di YRA antara lain area latihan safety riding yang luas berlapis aspal yang aman untuk berlatih berkendara. Ruang seminar yang cukup 60 orang. Tim YRA juga dapat diundang ke daerah penerima manfaat untuk mengajar langsung.

Elzha dinyatakan lulus Safety Riding foto: Instruktur YRA
Elzha dinyatakan lulus Safety Riding
foto: Instruktur YRA

Jika anda ingin bekerja sama dengan YRA langsung saja datang ke markas YRA di Sayap barat Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta.  

Share

6 thoughts on “Yamaha Riding Academy Wujud Tanggung Jawab terhadap Konsumen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*