Tempat Buka Puasa di Jogja

Tempat Buka Puasa di Jogja

Memilih tempat buka puasa di Jogja bagiku gampang-gampang susah karena pasti ramai pengunjung. Meski gitu aku tetep punya tempat buka puasa favorit dengan menu favorit juga tentunya. Keutamaan lain yang harus memenuhi syarat adalah ketersediaan lahan parkir yang luas, toilet bersih, mushola, tertutup, dan tempat duduk yang banyak. Aku pilih Ayara Coffee Shop and Foodcourt.

Berada tepat di pusat Kota Yogyakarta, Ayara layak menjadi tempat buka puasa favorit dengan segala keunggulannya. Cukup strategis berada di komplek kampus, sekolah, perbankan, toko buku, perpustakaan, hingga pom bensin dan mudah ditemukan. Harganya pun standar kantong mahasiswa.

Konsep Ayara Coffee Shop and Foodcourt ini cocok untuk buka bersama pasangan, sahabat, keluarga hingga komunitas, lho. Bahkan meeting sama klien pun juga, OK. Selain itu wifinya kenceng. Kalau buat mahasiswa, perut kenyang tugas kelar. Tak perlu khawatir gadget lowbat, sebab banyak tersedia terminal listrik di dekat meja makan.

Menu favoritku jika ke Ayara adalah kerang goreng dengan segala kenikmatan dan kemurahan harganya. Minumnya pasti air mineral atau teh leci. Tapi kamu juga bisa memesan kopi manual brew.

Konsep Ayara sendiri lebih ke coffee shop and foodcourt. Meski begitu kamu bisa menikmati makanan atau kopi pesanan di tempat yang kalian mau. Bisa pesan di foodcourt makannya di coffee shop atau sebaliknya. Bayarnya pun demikian. Namun tidak semua menu foodcourt masuk di coffee shop, ya.

Sup Ayam

Hari ini aku udah ngebayangin mau buka puasa pakai kerang, eh taunya tutup. Jadi aku pilih buka puasa dengan menu sup ayam, tempe goreng, air mineral dan jus mangga. Lumayan kenyang karena sup ayam sebenernya porsi berdua dengan satu nasi Rp. 30.000, tempe Rp. 6.000, air mineral Rp. 5.000, jus mangga Rp. 14.000.

Nah, ancer-ancer kalau mau ke Ayara sebenernya gampang karena Ayara berada tepat di ujung selatan jl. C. Simanjuntak atau orang Jogja lebih kenal dengan Terban belakang Cricle K. Masih berada di pinggir jalan dua arah. Tepatnya Jl. Jend. Sudirman No.40, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224.
Buka tiap hari dari jam 10.00-00.00 WIB. Parkir motor Rp. 2.000 dan

Share

Ngabuburit Sambil Belajar Ala Tegar

Sudah sebulan aku tinggal di Klaten. Setiap sore jika tidak sedang bekerja aku bersepeda dengan adik bungsuku keliling kampung. Saat puasa tiba, kebiasaan bersepeda menjadi ajang ngabuburit murah meriah bagiku. Tak sekadar bersepeda, ngabuburit kali ini sambil menemani Tegar belajar.

Tegar namanya, baru usia 5 tahun dan sekarang duduk di TK A. Punya karakter belajar sambil bermain. Termasuk tidak rajin berangkat sekolah. Sebagai anak bungsu dan satu-satunya anak laki-laki, dia sangat berbeda dengan kakak-kakaknya. Saat ini Tegar belum mau belajar berpuasa.

Read More
Share

Proses Mudah dan Cepat #Ayohijrah ke Bank Muamalat

“Aku ingin keluarga dan anak-anak kita nanti makan dari hasil yang jelas. Gaya hidup halal. Saat ini aku belajar memindahkan tabungan dan seluruh transaksi keuangan melalui Bank Muamalat. Tidak berhutang. Apakah kamu mau mengikuti sistem keuanganku?” Pertanyaan pemantik yang membuatku berkecamuk. Sesaat jalanan lengang. Selengang pembicaraan kami. Namun pikiranku udah ribut sendiri.

Duh, sistem kaya apa?
Apa aku harus selalu minta uang jatah?
Berapa kira-kira jatahku?
Cukup gak ya buat sebulan?
Aku masih bisa ke salon, jalan-jalan, sama nongkrong gak ya?

Read More
Share

Kolaborasi Kunci Sukses Usaha di Era Digital

Apakah kamu termasuk orang yang sedang menentukan pilihan untuk kerja kantoran atau berwirausaha di era digital? Tenanglah, memilih memang bukan hal yang mudah. Kata Kofi Annan, “Hidup itu pilihan. Tapi untuk memilih yang baik, Anda harus tahu siapa diri Anda dan apa yang Anda perjuangkan, ke mana tujuan Anda, dan mengapa Anda ke sana.”

Apa pun yang sedang kamu pilih intinya, fokus. Satu kata yang mudah diucap tapi sulit dilaksanakan. Apalagi di era digital yang apa-apa bisa kita kerjakan bahkan sambil tiduran. Pekerjaan tertumpu pada ujung jari yang disebut dengan aktivitas “klik”.

Menurut Rhenald Kasali, zaman telah berubah ditandai dari perubahan platform yang juga berdampak domino pada perpindahan kehidupan dan bisnis. Ia pun menyarankan kepada pembacanya untuk bisa memegang kendali daripada di kuasai. Mengendalikan teknologi atau dikuasai teknologi?

Melalui tulisan ini aku ingin berbagi pada Sahabat Kata tentang sebuah pilihan empat tahun lalu. Empat tahun, basi kali, ya. Berarti itu sekitar tahun 2015. Empat tahun lalu, adalah titik nol kehidupan dan usahaku (saat ini). Dimana orang-orang sebayaku memilih hidup sebagai pekerja kantoran dengan gaji tetap, kerja dengan jam teratur, dan atau memutuskan menikah lalu program hamil. Sedangkan aku justru melepas pekerjaanku di sebuah lembaga dan memilih bekerja dengan perangkat komputer dan bergantung pada koneksi internet. Kalau kamu saat itu sedang apa dan berstatus sebagai apa? 

Berbekal kemampuan menulis yang pas-pasan, aku dengan gagah berani memutuskan untuk menjadi tukang tulis bagi siapa pun yang mau membayarku. Lalu, aku menciptakan ruang bermain dan berlatih bernama elzha09.com . Aku mulai ngeblog setahun kemudian. Itu pun tidak lantas dengan serta merta aku putuskan dalam satu dua hari. Saat itu pikiranku hanya satu, teknologi akan semakin berkembang dan menjadi tukang tulis itu tidak butuh modal mahal. Hahaha. 

Eh, benar saja, saat ini kehidupan hampir serba digital. Baru-baru ini Linked In merilis 10 kemampuan paling dicari oleh perusahaan di tahun 2019. Lima pertama yang dibutuhkan adalah kemampuan lunak seperti kreativitas, persuasi, kolaborasi, adaptasi, dan  manajemen waktu. Lima kedua adalah kemampuan keras seperti komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (artificial intelligance), analisa sebab-akibat (analytical reasoning), manajemen sumberdaya manusia (people management), dan UX Design seperti yang di rilis oleh Kompas dot com pada rubrik edukasi. Wagelashhhh semua serba komputer. Eh, aku termasuk di dalamnya gak sih?

Kembali lagi pada pertanya, “mengendalikan teknologi atau dikuasai teknologi?” Kita sudah masuk pada era dengan ekosistem digital. Era yang menuntut perkuatan interaksi antar lembaga dengan jaringan-jaringannya. Hal ini disebabkan semakin besar dan erat hubungan antar jaringan maka semakin besar pula sharing benefit yang diperoleh masing-masing pihak. Rhenald Kasali dalam bukunya The Great Shifting menyebutkan bahwa bentuk usaha sudah berubah dari owning economy to sharing economy. Lebih lanjut, Guru Besar bidang Ilmu manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa pada peradaban digital, kita cukup berbagi peran, aksen, dan jaringan. Bukan memiliki semuanya sendiri. Meski jadi bloger, masih bisa lah, ya, bertahan meski skil paling dicari sudah dibeberkan oleh Linked In.

Apakah kamu masih bimbang dengan pilihan dan apa yang sedang kamu lakukan saat ini? Percayalah, bila kamu memiliki kemampuan dan membangun jaringan, niscaya kamu menjadi bagian yang terselamatkan. hihihihi.

Elzha09.com awalnya ruang bermain dan berlatih, sekarang sudah jadi ruang usaha. Bahkan sekarang punya anak usaha. Yaelah, anak-anakan, Bu. Aku bukan orang yang paham-paham banget soal dunia perblogingan. Gak paham juga tentang bagaimana menjadi bloger setelahnya, harus memakai blogger atau wordpress, harus punya hosting kapasitas berapa, dan segala uborampenya. Tahuku hanya menulis. itu saja. Karena menulis tidak butuh modal mahal.

Lalu bagaimana cara merawat dan membesarkan usaha selama ini? Berikut ini strategi yang aku pakai untuk mempertahankan usahaku berpatokan dari konsep economy sharing dari Rhenald Kasali.

  1. Beli untuk jangka panjang
    Hal yang pertama aku beli adalah Domain dan web hosting. Biar tampak profesional. Lalu setelah setahun ngeblog aku bisa beli kamera poket untuk menunjang visual konten tulisan. Dua tahun berikutnya aku bisa beli leptop. Tahun ke tiga aku beli domain dan hosting baru untuk Aleniaku. Cie, udah punya anak. hehehe.
  2. Lakukan dan terus belajar
    Saat kita ingin menjadi bloger, ya lakukan saja. Tulis apa yang ingin ditulis. Jangan pusing memikirkan niche. Toh pada akhirnya kamu akan tahu sendiri kamu mau nulis tentang apa dan butuh lahiran blog baru berapa. wakakakak. Dan jangan lupa terus belajar bagaimana meningkatkan kemampuan agar tidak ketinggalan jaman dan terus laku itu tulisan. Belajar ke siapa? Ya, tentunya belajar pada senior-senior bloger. Bagaimana menemukan mereka? masuklah dalam kehidupannya. Eh, dalam komunitasnya. Tapi kamu juga harus membangun relasi dengan pegiat konten lain. Misalnya komunitas buzzer, komunitas fotografi, dan mungkin komunitas PR perusahaan. ini juga untuk membuka pintu rezeki. biar orderan jalan terusss. Namanya juga kolaborasi.
  3. Mencari Jodoh
    Mentang-mentang masih jomblo, bahasannya jodoh. Bukaannnn. Kan tadi dibilang harus kolaborasi. Nah, untuk menemukan partner kolaborasi ini kan butuh seleksi. Setelah sering bergumul, eh bergaul dengan para sesama bloger maka lambat laun akan menemukan bloger siapa yang cocok untuk diajak sharing atau bahkan diajak kolaborasi. Nah, saat udah ketemu pepet terus partner baru. Dan bila udah yakin jangan sungkan untuk diskusi untuk ngembangin usaha. Mungkin mulai dari membahas konten yang sudah ada harus dikembangin seperti apa. Jodoh gak cuma satu ya. Kalau aku pribadi karena gak bisa namanya fotografi dan mengolah media sosial maka aku cari jodoh yang bisa hal itu. Ingat tidak semua dikerjakan sendiri.
  4. Pilih penyedia jasa yang terpercaya
    Waini, yang lebih susah dari segalanya. Apalagi kaya aku yang tipenya setia. gak mau ganti-ganti, maunya langganan sama yang satu aja. Hahaha. Soal penyedia jasa ini bisa diseleksi dari mengumpulkan testimoni teman-teman yang tentang jasa-jasa yang menunjang usaha kita. Kalau aku sebagai bloger hal pertama yang harus aku pegang tentunya penyedia layanan Domain dan Web Hosting. Nah kali ini aku punya tips tersendiri.

Berdasarkan pengalamanku yang sangat awam dengan dunia perblogingan, maka aku butuh partner peyedia jasa yang bisa membantuku untuk membangun Elzha09.com pada saat itu. Berkat sering bergaul dengan teman-teman bloger, akhirnya aku juga bertemu dengan beberapa penyedia domain dan web hosting. Kriteria yang aku mau saat itu si penyedia jasa ini haruslah:

  1. Punya CS yang ramah
  2. Tachnical support yang ok
  3. Harga kompetitif termasuk banyak promonya
  4. Punya server di Indonesia
  5. Punya koneksi server yang cepat
  6. Keamanan data terjamin
  7. Pastinya punya cloud web hosting (saat ini)

Bertemulah aku dengan Kang Denden, 2016 lalu. Saat aku utarakan niat untuk jadi bloger dan bingung mau diapakan nanti kalau udah punya domain dan hosting. Eh, Kang Denden menawariku Hosting Indonesia. Seneng banget saat semua proses administrasi dibantu dengan sangat ramah bahkan saat itu aku diberi penjelasan mau pakai hosting apa. kekurangan dan kelebihannya. Dan akhirnya aku memilih menggunakan WordPress. Ya, karena paling enak tinggal drag and plug.

Resmilah aku menjadi pelanggan penyedia domain dan web hosting Indonesia, yang kini namanya menjadi PT. Qwords Cloud Web Hosting selama 4 tahun. Sudah 4 domain 3 hosting aku percayakan pada perusahaan ini. Baru-baru ini aku juga belanja lagi paket terbaru dari Qwords karena lagi promo, hahaha. Aku beli paket baru dari qwords untuk Aleniaku.com. Khusus aleniaku akan membahas tentang piknik dan kuliner, numpang promo, ya. Silakan mampir.

Awalnya agak galau sih mau beli Unlimited Hosting atau Paket Bundling Hosting 1 GB dan domain .com. Terus aku chat cs online (Lagi-lagi aku meski udah 4 tahun ngebog belum paham betul tentang beginian). Aku minta arahan sebaiknya aku beli yang mana untuk personal blog baruku. Kata CS-nya yang responsif banget itu mending aku pakai paket Bundling Hosting 1 GB dan domain .com baru nanti kalau kebutuhan hostingnya kurang, bisa diupgrade lagi. Wow, jadi seneng dong.

FYI, unlimited hosting ini sangat bisa diandalkan dan tanpa batasan cocok buat kamu yang ingin membangun usaha yang butuh space besar karena tanpa batas disk space. Nama domain dan sertifikat keamanan SSL tersedia gratis. Plus dilengkapi web accelerator yang membuat website lebih cepat diakses. Paket Bundling Hosting 1 GB dan domain .com keunggulannya adalah biaya sewa mulai dari 10.500/bulan sebagai paket kombinasi praktis dan ekonomis. Dalam paket tersebut sudah termasuk degan fitur produk unggulan wordpress hosting. Fitur terbaru ini didesain khusus untuk engine wordpress terbaru dengan disk space yang besar, gratis domain&SSL, serta dukungan ekstra cloudpop. Sehingga ini memudahkan sekaligus memanjakanku sebagai jamaan wordpress. hahaha. Gimana, bagi kamu yang ingin membuat rumah baru bisa pesan paket ekonomis di sini. Tidak semuanya dikerjakan sendiri karena hari ini adalah era kolaborasi. Sukses selalu. 

Share

NOMADIC Art Fun Tour Paket Wisata Baru di Jogja

Alam adalah tempat yang tidak habis untuk dijelajahi, apalagi untuk mereka yang mengaku mencintai alam dan penikmat adventure. Untuk menjelajah alam salah satu kendaraan yang dapat digunakan adalah Jeep. Ketangguhannya untuk melalui medan terjal dan beragam rintangan membuat perjalanan menantang menjadi tetap lancar. Yogyakarta merupakan kota yang memiliki wisata alam banyak dan dapat digunakan untuk kegiatan adventure. Hutan Pinus, Nglanggeran danTebing Breksi merupakan pilihan untuk event yang bertajuk NOMADIC Art Fun Tour, penggabungan kegiatan adventure dengan kegiatan art. Dengan mengajak komunitas Jeep dan masyarakat sekitar untuk menikmati alam, kegiatan adventure dan menikmati acara musik. Ketiganya menjadi paket lengkap untuk menikmati serunya jelajah alam dan romantisme menikmati keindahannya, bersama sajian seni tradisional dan modern. Read More

Share

Minum Sa rabba’ Tanpa Ribet di Jogja, Lasem Sky Garden Aja

Katanya, hujan itu identik dengan kenangan. Hujan yang datang tiba-tiba tak hanya menghujam bumi namun juga hati. Sedangkan di zaman serba berbasis teknologi seperti saat ini, kenangan bisa saja datang tanpa hujan. fesbuk dan instagram contohnya, keduanya memiliki fitur pengingat peristiwa yang pernah terjadi (dan kita unggah diakun medsos tersebut) minimal setahun silam.

Apakah kalian juga sering panen kenangan di media sosial?
Fiks, kita satu tipe selalu menyimpan kenangan di medsos. Read More

Share

Belo Negoro Motor Kustom Ingatkanku pada Papa

Membaca roman lalu ada yang basah dan mengalir deras di pipi itu hal biasa.Tapi membaca rilis pers sambil sesenggukan ditengah jalannya siaran pres baru sekali seumur hidupku, saat Kustomfest 2018.
Bagaimana tidak, hari ini adalah hari yang setiap tahun aku peringati bersama Papa.”Ini harimu, Pa,” batinku saat mata membaca maksud Mas Lulut Wahyudi dalam membuat lucky draw kali ini.

“Kami Dedikasikan Untuk Para Pahlawan Tentara Indonesia yang
Telah Berjuang Mempertahankan Kedaulatan Indonesia” begitulah yang tergores di tangki lucky draw yang diberi nama Belo Negoro.

Read More

Share

Cara Perempuan Rancang Masa Depan Bersama Prudential Indonesia

Sebagai perempuan katanya harus pandai merencanakan masa depan. Seperti falsafah jawa, “Wong wedok iku daringan” maksudnya, perempuan adalah penyaring, tahu bagaimana membelanjakan uang. Apalagi dizaman now yang semua kebutuhan itu mahal. Jika tak pandai mengatur keuangan bisa-bisa terjebak hutang.

 

Aku, perempuan yang hampir memasuki usia 30 tahun. Sebagai seorang freelancer, besar tantanganku untuk bisa memperoleh, menyimpan, dan membelanjakan penghasilan. Tak sedikit teman-temanku bertanya tentang caraku mengatur keuangan.

 

FYI, Sahabat Kata. Pekerjaanku full freelancer dan hidup-menghidupi komunitas. Aku hidup bermodal diri dan peralatan elektronik yang harganya gak murah. Semua peralatan itu aku beli dengan keringatku sendiri. Betul-betul dari nol. Bisa membayangkan?

Read More

Share

World Skateboarder Legend, Steve Caballero Hadir di Kustomfest 2018

Bukan Kustomfest jika tak terus kreatif dan menginspirasi generasi muda. Color of Difference sebagai tema kustomfest 2018 direpresentasikan dengan kehadiran para kustom dari berbagai bidang. Salah satu even bergengsi Indonesia dan dunia ini akan menghadirkan Steve Caballero, World Skateboarder Legend asal Amerika. Caballero akan menjadi VIP Guest dan akan ada sesi meet n great bersamanya.

Caballero bukan orang asing di dunia motor dan kustom. Selain sebagai atlet dengan menyabet banyak prestasi hingga mengubah dunia skateboarder dengan berbagai trik yang ia lahirkan. Ia juga seorang kustom. Lebih lengkap lagi, Kakek yang sebentar lagi beruisa 54 tahun ini juga seorang musisi dan penggemar moto cross.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KUSTOMFEST (@kustomfest) on

“Ada irisan, mengapa Kustomfest kali ini menghadirkan Steve Caballero. Kami cukup bangga mengajaknya ke Indonesia untuk pertama kalinya dan hadir di Kustomfest,” ungkap Lulut Wahyudi, Director Kustomfest saat siaran pers (2/10) di Gaia Cosmo Hotel, Jogja.

Menurut Lulut, perlu dua tahun untuk meyakinkan Caballero datang ke Indonesia. Ia baru berhasil mengajak Caballero pada Desember 2017 saat mereka bertemu di Yukohama. “Yes, I will come,” Lulut menirukan jawaban Caballero.

Pemilik akun Instagram @Stevecaballero ini merupakan tokoh inspiratif di Ameriaka. Pasalnya Caballero berhasil mengajak para pecandu narkoba di daerahnya untuk menjauhi narkoba dengan olah raga skateboard. Menurutnya untuk bisa bermain skateboard perlu tubuh yang sehat untuk bisa menjaga keseimbangan. Kunci ini lah yang membuat banyak anak muda di Amerika memilih hidup sehat daripada mengkonsumsi narkoba.

Tak hanya itu, sebagai selebgram tentunya dikalangan dunia skateboard, motor, dan kustom Caballero akan diajak panitia Kustomfest 2018 untuk mengunjungi daerah wisata di Jogja. “Stave punya follower yang amazing, jadi, kami akan mengajaknya bermain-main ke lokasi wisata. Dengan dia memposting 1 saja (tentang Jogja) ini akan punya nilai promosi buat Jogjakarta dan Indonesia,” papar pungkas Lulut.

Jangan terlewat untuk hadir pada perhelatan akbar ke-7 Kustomfest 2018 dan nikmati tiap rangkaian acaranya pada 6-7 Oktober 2018 jam 09.00-22.00 WIB. Berbagai pengisi acara musik dengan berbagai genre musik akan disuguhkan. Cukup dengan mengganti tiket senilai 60.000 rupiah/hari.

Share

Gandeng Lanud Adisutjipto Kustomfest 2018 Hadirkan Pesawat Kustom

Bila enam tahun sebelumnya panitia Kustomfest hanya menghadirkan motor dan mobil kustom, tahun ini akan ditambah dengan pesawat kustom pertama besutan anak bangsa. Tak heran jika dari tahun ke tahun Bulan Oktober selalu menjadi perayaan kaum kustom di Indonesia bahkan Asia-Pasifik. Inovasi dan kreatifitas selalu hadir dengan keunikan dan keistimewaannya. Ini tak lepas dari komitmen Kustomfest yang selalu ingin mengedukasi dan menginspirasi penyuka kustom kulture, baik, sebagai builder atau sekadar penikmat dunia kustom.

Even yang lahir pada Oktober 2012 ini akan hadir kembali pada 6-7 Oktober 2018 di Jogja Expo Center. Mengusung tema Color of Difference, Kustomfest mencoba merepresentasikan keberagaman yang ada di dunia kustom. Salah satu warna yang dihadirkan pada gelaran ke-7 ini adalah keterlibatan Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta. Dalam hal ini kaitannya dengan kehadiran Pesawat RI-X WEL. Pesawat ini merupakan kustom pertama Indonesia yang dirancang dan dibuat dalam waktu 5 bulan oleh Biro Rancang dan Konstruksi pada 1948 di pangkalan Udara Maospati yang sekarang Lanud Iswahjudi.

Misi yang selaras, yaitu edukasi masyarakat menjadi alasan Museum TNI AU ikut merayakan lebaran para kustom ini. Menurut KolonelSus Dede Nasrudin selaku Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta, Museum tersebut memiliki kontribusi mendatangkan 10% dri 7 juta wisnus per tahunnya.

Dede mengaku Kustomfest merupakan ajang promosi untuk menggerakan masyarakat agar berkunjung ke Museum Mandala Dirgantara, museum terbesar dan terlengkap koleksinya se Asia Tenggara. Ia mengklaim bahwa wisnus tersebut rata-rata adalah reapetor. “Kami berharap ketika kami bersama-sama dengan kustomfest, kami bisa menginspirasi generasi bangsa untuk menjadi generasi kustom. Bahwa pada 3 tahun setelah kemerdekaan kita sudah bisa membuat RI-X WEL,” terang Dede saat siaran press Kustomfest 2018 di Gaia Cosmo, Jogja (2/10).

Lulut Iswahyudi, Director Kustomfest mengatakan memiliki tagline, “Mari Bicara dengan Karya” melalui ajang tahunan ini ingin mengajak para generasi kustom untuk tidak jumawa dan pantang menyerah dengan segala keterbatasan. Kehadiran Pesawat RI-X WEL ini adalah bukti bahwa pendahulu kita sukses dari sebuah keterbatasan dan semangat yang tak ingin maju.

Sebagai wujud penghormatan terhadap pendahalu, Pesawat RI-X WEL kini telah mengalami penyegaran. Lulut mengaku merestorasi beberapa bagian pesawat untuk diperbaiki di bengkel Retro Classic Cycles. Bagian itu antara lain skin di bagian sayap dan fuselage serta memperbaiki sektor warna karena rusak termakan usia. Dari sisi mesin, Lulut juga mengaku telah memperbaiki satu mesin motor Harley Davidson WL berkubikasi 750 cc buatan tahun 1925 sehingga akan menjadi pesawat kustom pertama di Indonesia.

Penasaran, dengan Pesawat RI-X WEL? Siapkan waktu untuk dapat berkunjung dan merayakan lebaran bersama para kustom di JEC, 6-7 Oktober 2018. Cukup 60.000 rupiah Anda juga berkesempatan untuk emmbawa pulang lucky draw yang tentunya tak kalah spsesial dengan lucky draw sebelum-sebelumnya.

Share