⁠⁠⁠⁠ Kenangan Terserak tentang Jogja International Air Show 2017

Aku ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia Jogja International Air Show 2017. Kerja yang luar biasa dan capek luar biasa pula. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana capeknya para panitia selama 5 hari kerja. JIAS2017 seperti orang hajatan.

Jogja International Air Show (JIAS) 2017 merupakan lanjutan dari Jogja Air Show 2016. Tahun ini tidak hanya atlet lokal yang memeriahkan Bulan Dirgantara. JAS Go Internasyenel! Seperti yang dikatan oleh Marsma TNI Novyan Samyoga saat Jagongan Malioboro, “Perbedaan JAS tahun ini adalah ketambahan Internasional. Akan ada 10 Atlet yang terlibat dalam kegiatan Jogja International Air Show 2017,” ucapnya Sabtu (22/4) lalu.

Selain itu #JIAS2017 merupakan bentuk keadilan untuk Masyarakat Jogja beserta kejutan lainnya. Simak Fakta selama perhelatan #JIAS2017 yang memang berbeda di tahun ke-13 ini. Read More

Share
Masdjo

Masyarakat Digital Jogja Biasa dikenal Masdjo

Masdjo-Tidak mudah bergabung dalam jaringan ini. Saya pribadi harus melalui tahap-tahap diskusi.
Ketika pertemuan awal, saya ditanya mulai dari:

“Kesibukanmu apa, Zha?”
“Aku penulis. Aktif di banyak komunitas.”
“Komunitasmu apa aja?
“Salah satunya duta damai dunia maya,” sambil berbisik aku mengatakannya.
“Itu bentukan siapa?”
“Kerjanya ngapain?”
“Di Jogja orang-orangnya siapa aja?”
dan seterusnya dan seterusnya.

Read More

Share

Perempuan Indonesia-Tips menghindari Fitnah sebagai Perempuan Jomlo

 

Perempuan Indonesia-Artikel ini terinspirasi dari kehidupan pribadiku dan teman sebayaku. Saat ini kami sama-sama masih jomlo dan bekerja. Pekerjaan kami tidak memungkinkan untuk membatasi interaksi dengan laki-laki. Aku sebagai pekerja lapangan sedangan temanku sebagai seorang dokter umum. Kami berteman sudah cukup lama sejak TK, sekitar 22 tahun. Berkisahlah dia sebut pada saya, tepat di perayaan #womensday #womensmarch Read More

Share

Sekolah Tumbuh Expo: Hands On, Mind On, Heart On

 

Sekolah Tumbuh- Sebelas tahun perjalanan sekolah tumbuh direpresentasikan dalam bentuk pameran di Jogja National Museum, Yogyakarta dari tanggal 14-19 Februari 2017. Pameran ini sekaligus bentuk perayaan ulang tahun Sekolah Tumbuh yang kesebelas.

Sekolah Tumbuh berdiri sejak 2006 yang dilatarbelakangi oleh kegelisahan KPH. Wironegoro pada kondisi pendidikan dan layanan di Yogyakarta yang dirasa belum dapat memfasilitasi semua hak anak. Hak untuk mendapatkan yang sama dalam layanan pendidikan.

Pameran ini merupakan salah satu strategi sekolah tumbuh untuk menggaungkan lagi Kebhinekaan dan Keberagaman di Yogyakarta. “Selama 11 tahun kami mempersiapkan sekolah tumbuh berbasis inklusi dan multikultur. Tujuan pameran ini untuk mengingatkan kembali tentang kebhinekaan dan keberagaman. Jogja sebagai salah satu kota di Indonesia yang memiliki intoleransi tinggi” ungkap KPH Wironegoro selaku Ketua Yayasan Edukasi Anak Nusantara.

Sekolah Tumbuh menyadari bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda-beda dan berkebutuhan khusus. Sekolah yang menganut sistem komunitas ini juga prihatin terhadap sikap masyarakat bahwa tiap anak berkebutuhan khusus harus dirujuk ke Sekolah Luar Biasa.

Momentum 11 tahun Sekolah Tumbuh Mengangkat tema pameran; Entrepeneur, perpustakaan pusat studi inklusi, dan carnival and living room. Tema ini ditujukan kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk edukasi tentang sekolah berbasis inklusi dan multikultur.

Lima Sekolah  terlibat langsung dalam kegiatan pameran ini, yaitu SD Tumbuh 1, SD Tumbuh 2, SD Tumbuh 3, SMP Tumbuh, dan SMA Tumbuh.

Admila Rosada selaku menejemer program pusat studi inklusi Sekolah Tumbuh menbahkan bahwa selama pameran akan ada stand pendaftaran siswa baru dan pojok konsultasi.

Menurut Admila, “sekolah inklusi bukan sekolah khusus namun pendidikan umum yang menggabungkan keberagaman. Sekolah kami tingkat SD mendapat akreditasi nilai A pada tahun 2011 dan 2016. Sedangkan SMP juga A ditahun 2014.

Sekolah Tumbuh Expo ini dibuka oleh GKR Hemas yang diwakili oleh Kanjeng Ratu Hayu pada Selasa (14/02) di Jogja National Museum. Expo ini dibuka untuk umum dan gratis jam buka 09.00-21.00 WIB.

View on Path

Share

Aplikasi Tanya Jawab Online tentang Asuransi dan Perencanaan keuangan

“Sebel banget itu ketika ada telpon masuk dan menawarkan produk asuransi,” gerutu temanku yang baru saja menerima telpon.

Aku tahu dia paling benci dengan asuransi. “Sudah pernah kenal Brigth Advisor?” sahutku.

“Makanan apa itu?” jawabnya sambil mengernyitkan dahi.

Menurutnya yang masih usia 25 tahun merasa belum butuh yang namanya asuransi. Apapun jenisnya mau kesehatan, pendidikan, atau apalah jenisnya. Apalagi pekerjaannya belum tetap karena dia seorang marketing freelancer sebuah perusahaan otomotif. Sebagai seorang bujangan temanku bernama Paijo ini masih ingin hura-huara menikmati hasil keringatnya. Bahkan Ia pernah bialng begini pada saya, “muda hura-hura, tua kaya raya, mati masuk surga.”

Heloooo…. ada ya, begitu? Bangkrut sih iya. Sampai akhirnya Nih, kemarin Minggu (13/11) ada yang namanya Carnaval Incurance Day 2016. Meriah pokoknya ada kirab kostum unik-unik dari Dinas Kebudayaan hingga Alun-alun Selatan Jogja. Puncaknya ada penampilan Endang Soekamti di sana. Pesertanya tentu saja perusahaan-perusaahan jasa asuransi. Malam itu Alun-alun selatan sungguh ramai dengan adanya mini stage di pinggir alun-alun.

Nah, karena aku sudah pernah pakai beberapa layanan asuransi jadi aku tahu perusahaan mana yang cocok untuk Si Paijo agar segera tersadar. Malam itu kami memutuskan untuk bertemu di stan booth SunLife. Awalnya Paijo masih saja menolak dan menganggap bahwa dirinya belum perlu asuransi. Tapi, aku? Aku peduli sama masa depannya. Cie… peduli… cie. Aku harus membujuknya terus agar mau stay dan belajar tentang layanan satu ini.

Aku pilih SunLife karena perusahaan ini memiliki kepedulian terhadap rakyat Indonesia tentang pentingnya memberikan pemahaman dan pendidikan perencanaan keuangan dan asuransi. Okay, Si Paijo ku biarkan berdiri di belakang Mas Fabi, Staf SunLife yang dengan senang hati aku ajak diskusi. Tujuannya gak lain agar Paijo yang abai terhadap masa depannya ini jadi sedikit tahu pentingnya perencanaan keuangan. Tapi dengan aku berbagi cerita ini tidak hanya paijo yang tahu soal Bright advisor, aplikasi SunLife yang harus dikenal oleh kawula muda sepertinya.

screenshot_2016-11-18-12-48-42

Menurut Fabi, Sunlife pernah mengadakan penelitian bahwa 2% dari 250 juta penduduk Indonesia yang memilih asuransi. Lainnya tidak menggunakan asuransi dengan alasan tidak tahu mengenai asuransi, tahu tapi tidak tahu beli di mana, dan tidak punya uang. Fakta inilah yang menjadi alasan Sunlife untuk meluncurkan produk berupa aplikasi edukasi terhadap masyarakat Indonesia tentang pentingnya asuransi dan perencanaan keuangan. Di sini aku mulai melirik Si Paijo, ternyata dia masih betah dan menyimak diskusiku.

1

Sunlife menyadari  bahwa tugas edukasi nasabah ini tidak bisa dibebankan kepada marketing lapangan, karena mereka lebih fokus terhadap penjualan produk. Maka SunLife  menciptakan aplikasi Bright Advisor sebuah aplikasi online dan aksesibel untuk memudahkan masyarakat Indonesia mengetahui segala hal tentang asuransi. Sedangkan untuk perencanaan keuangan SunLife membuat Kalkulator Advisor. Siapa pun bisa mengaksesnya adal emmiliki akun fesbuk, nomor telpon, dan atau email.

2

Tenang, data privasi tidak akan disebar luaskan kecuali hasil tanya jawab. Tujuan dari publikasi hasil tanya jawab adalah untuk memberikan referensi pada calon penanya lebih dulu, jangan-jangan sudah ada kasus yang mirip. Rangkuman pertanyaan itu bisa dilihat dalam menu FAQ. Nah, untuk responnya sendiri layanan Bright Advisor berusaha kurang dari 2X24 jam dalam menanggapi pertanyaan. Tanggapannya akan dikirim melalui email penanya.

3

Saat ini jumlah member di Bright Advisor sudah mencapai 1600  dan tidak semuanya adalah nasabah Sunlife, ya. Masih ragu? Untuk tanya-tanya soal asuransi dan konsultasi tentang perencanaan keuangan yang sangat mudah ini? Buruan deh klik Bright Advisor. Sebenarnya nih, ya, mumpung kita masih usia 25 tahun itu harus pandai-pandai mengatur keuangan. Kan kita tidak tahu kapan pensiun apalagi sebagai freelancerkan? Jangan pernah menyesal untuk merencanakan keuangan dan kehidupan #lebihbaik bersama Bright Advisor. Si Paijo manggut-manggut setelah mendengar penjelasan Mas Fabi.

Share

Sakuku Dompet Elektronik Ala BCA

Saku merupakan bagian pakaian yang berguna untuk menyimpan sesuatu. Biasanya identik dengan menyimpan uang. Saku pakaian kalau tidak diisi lembaran uang ya paling menyimpan lipatan kertas bon, nota, atau tisu. Beda dengan SAKUKU dompet elektronik ala BCA. Namanya saja pakai elektronik tentunya bukan uang tunai. Jiah, uang kita jadi virtual donk? Tenang.

Bertempat di Roaster and Bear, Harper Hotel, Yogyakarta, Mas Richard Gunawan Jusup, selaku Deputy Manager BCA menjelaskan tentang layanan SAKUKU Senin (6/9) lalu. Ia menjelaskan bahwa SAKUKU merupakan pengembangan layanan dari m-banking BCA. “SAKUKU ini merupakan inovasi BCA yang dikhususkan untuk kawula muda,” papar Mas Richard mengawali materi dalam acara #NgobrolBloggerDIY #InovasiBCA yang diselenggarakan dari jam 17.00-20.30 WIB. Lebih lanjut Mas Richard juga menjelaskan bahwa SAKUKU dapat digunakan untuk belanja, isi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya.

img-20160905-wa0006
Mas Richard Sedang menjelaskan tentang SAKUKU

SAKUKU dompet elektronik ala BCA. Bagaimana bentuknya? Jaman yang semakin canggih dan didukung dengan layanan internet membuat BCA untuk selalu berinovasi. Inovasi dari SAKUKU mengedepankan empat hal untuk nasabah, yaitu untung, mudah, praktis, dan gratis.

Keuntungan nasabah BCA dalam menggunakan SAKUKU antara lain mudah dalam melakukan isi pulsa, pembayaran belanja, mengetahui informasi saldo, dan mutasi transaksi. SAKUKU layanan berbentuk aplikasi yang mudah diunduh melalui Google Play Store dan App Store secara gratis. Praktis karena cukup menggunakan nomor HP pengguna sebagai identitas. Nah, yang paling seru adalah meski SAKUKU dipakai untuk cek saldo, pengisian pulsa, mutasi transaksi, dan pembayaran belanja, tidak akan dikenakan biaya administrasi apapun alias gratis.

sakuku-5

 

Bagaimana cara menggunakan SAKUKU?

  1. Pastikan smartphone yang kamu miliki adalah Android dengan OS minimal 4.0 atau iPhone minimal iOS 7.1.
  2. Unduh aplikasi SAKUKU dan install.
  3. Lakukan pengisian dan verifikasi data diri (nama, alamat email, dan tanggal lahir).
  4. Untuk keamanan, buat PIN SAKUKU dengan numerik sejumlah 6.
  5. Nah, SAKUKU dompet elektronikmu sudah siap di isi dengan maksimal saldo 1 juta. Saldo ini bisa langsung kita Top Up dari Rekening BCA kita.
  6. Jika kita aktivasi ke SAKUKU Plus, maksimal pengisian saldo menjadi  5 juta. Tapi, kamu harus menggunakan aplikasi store versi 1.2.0 untuk dapat menggunakan SAKUKU Plus.

Biar hang out makin all out, kamu harus aktivasi ke SAKUKU Plus. Bisa dibayangkan dengan saldo 1 juta pasti tidak akan cukup untuk bepergian jauh apalagi jika tempat yang kita kunjungi jauh dari mesin ATM. Hari-hari kita akan lebih seru dan semakin mudah dengan SAKUKU Plus. Bayar belanja makin mudah dan menyenangkan hanya dengan pindai QR code. Isi pulsa makin mudah karena bisa untuk diri sendiri, teman, atau minta dibelikan oleh teman/kerabat yang sudah punya SAKUKU.

APA bedanya SAKUKU dengan SAKUKU Plus?

Kemudahan dan keuntungan dari SAKUKU akan dilengkapi oleh SAKUKU Plus. Kita bisa melakukan split bill, transfer, dan tarik tunai. Khusus tarik tunai bisa di lakukan di mesin ATM BCA yang berlogo SAKUKU.  Hidup serasa di ujung jari ya, cukup satu klik semua mudah.

Lebih lanjut Mas Richard lagi-lagi memberikan kemudahan dan keuntungan untuk nasabah BCA dalam acara #NgobrolbloggerDIY #inovasiBCA. Penasaran kemudahan apa lagi yang dimiliki SAKUKU? Buruan saja instal aplikasinya di smartphone. Jika sudah mari kita lakukan pengisian saldo awal SAKUKU. Pengisian saldo awal bisa melalui 3 cara, ATM BCA, KlikBCA Individu dan m-BCA di BCA mobile.

  1. Cara pengisian saldo awal SAKUKU melalui ATM BCA.

Pilih menu transaksi lainnya >> transfer >> transfer ke SAKUKU >> Masukkan nomor HP yang digunakan untuk SAKUKU dan isi nominal transfer >> pastikan transaksi benar dan tekan YA >> Selesai, pastikan transfer berhasil.

  1. Cara pengisian saldo awal SAKUKU melalui KlikBCA Individu.

Pilih menu transfer dana >> transfer ke SAKUKU >>masukkan/pilih nomor SAKUKU dari daftar transfer dan masukkan nominal transfer >> pastikan transaksi benar setelah memasukkan respon KeyBCA dan tekan KIRIM >>

Selesai, pastikan pengisian saldo SAKUKU berhasil.

  1. Cara pengisian saldo awal SAKUKU melalui m-BCA di BCA mobile.

Pilih menu m-Transfer dan SAKUKU >> masukkan nomor SAKUKU dan nominal transfer >> pastikan transaksi benar >> masukkan PIN m-BCA >> Selesai, pastikan saldo SAKUKU berhasil masuk.

SAKUKU dapat digunakan untuk belanja apa?

SAKUKU merupakan inovasi BCA yang sudah berjalan selama satu tahun. Tidak heran jika sudah banyak merchant online website dan offline yang pembayarannya bisa menggunakan SAKUKU. Merchant online seperti bhinneka.com, blibli.com, dinomarket.com, kaskus.co.id, perkaskus.com, dll. Merchant offline yang telah bekerja sama dengan SAKUKU sudah tersebar di Jawa. Bali, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera. Info lebih lanjut klik SAKUKU.

Jpeg
Musik Akustik, Salah Satu hiburan #NgobrolbloggerDIY

Acara #NgobrolbloggerDIY #InovasiBCA yang dipandu oleh duet MC Obin Robin dan Dita Anindia ini juga dimeriahkan dengan musik akustik, standup comady oleh Adit dari Semarang dan tentunya ilmu mahal tentang pemaksimalan sosial media sebagai pendukung pekerjaan oleh @yehezkielcyr.

BCA Sakuku

Share

INTERNET BISA MEMBUNUHMU!

 

Zha, yang bener saja INTERNET BISA MEMBUNUHMU, bukannya yang bener ROKOK BISA MEMBUNUHMU? Hei, hei, malaikat ada di mana saja keleus.

“Alkisah di sebuah kota ada seorang gamers mati di depan komputer. Tidak ditemukan bekas penganiayaan atau bekas makanannya yang terindikasi mengandung racun,” ucap temanku dua bulan lalu.

Saat itu aku sengaja mengunjunginya untuk meminjam buku Ilmu Gizi. Temanku ini seorang Ibu dari dua anak lelaki yang masih duduk di bangku SD sekaligus istri dari seorang dokter. Pokoknya begitu jadi tepat kalau aku berkunjung ke sana untuk mencari dan meminjam referensi Ilmu Gizi.

Malam itu kami heboh mengulas perihal kematian gamers yang ditengarai seorang remaja laki-laki anak seorang dokter. Dia sehari-hari selain aktivitas sekolah hanya tinggal di depan monitor. Tangannya lincah memainkan papan ketik dan mouse untuk perang melalui dunia maya. Mengetahui kematian anaknya ini, sang ayah tidak ingin anaknya di outupsi.

Bener gak, INTERNET BISA MEMBUNUHMU? Siapa tahu saat itu juga malaikan pencabut nyawa turut jadi lawan main di game online #eh. Jadi begini, sahabat kata dijaman yang super canggih dan perkembangan ilmu yang pesat bisa kita gunakan untuk mencari sebab dan akibat dari sebuah kejadian. Contohnya kematian gamers di depan komputernya itu. Mari kita ingat-ingat pelajaran biologi waktu sekolah dulu tentang anatomi tubuh dan sistem informasi tubuh. Duh, Zha berat amat sich.

Kebetulan banget nih, Minggu(18/9) lalu pas ada arisan ilmu bareng emak-emak blogger Jogja temanya #InternetBAIK. Mak Manda dan Mak Irul sebagai pematerinya. Materi yang disajikan Manda waktu itu pas banget nyambungnya dengan cerita di atas. Manda menyajikan data tentang penggunaan internet pada anak pada usia 9-12 tahun yang dilakukan oleh YKBH tahun 2015 survey terhadap 2064 anak. 20% anak-anak memakai internet untuk game hanya selisih 1% dengan anak-anak yang menggunakannya untuk belajar. Miris, ya!

data-penggunaan-internet

Bisa diprediksi ketika anak-anak memilih menggunakan internet untuk nge-game mereka berpotensi kecanduan. Apa sih yang tidak menjadi kebiasaan jika sering dilakukan. Aku aja jadi kangen kamu karena biasa bertemu denganmu #eh. Ya gitu deh, betul gak. KECANDUAN. Kalau sudah kecanduan apa sih dampaknya?

dampak-fisik

  1. Pertumbuhan tulang menjadi bengkok

Memegang gadget atau melotot di depan monitor terus-menerus itu melelahkan. Maka hampir pasti tidak sengaja posisi duduk pun diabaikan yang penting nyaman untuk bermain. Alhasil pertumbuhan tulang jadi bengkok. Ingat usia 9-12 tahun, anak-anak masih mengalami pertumbuhan ya. Anak menjadi bungkuk atau mungkin pundak tidak seimbang karena  bermain sambil tiduran miring.

  1. Pandangan Kabur

Terlalu lama memandangi gadget memberikan risiko terpapar sinar biru. Akibatnya kesehatan mata menjadi turun. Anak-anak kecil harus memakai bantuan kaca mata untuk melihat. Dan parahnya kornea mata bisa menjadi kering jika terus menerus kerusakan kornea mata tidak terhindarkan.

  1. Kejang Tangan

Jari-jari yang terus menari di atas layar gadget atau tuts ketik jika tidak sering diregangkan bisa menjadikan kejang tangan. Hati-hati sendi-sendi jari juga pasti akan terganggu.

  1. Susah Tidur

Anak jika terlalu lama bermain gadget akan lupa waktu. Tentu hal ini akan merubah pola hidup si anak. Jadwal tidur, makan, mandi, dan kegiatan lain akan berubah. Sering begadang karena alasan harus jagain bentenglah atau akan ada serang pada jam tertentu. Ya, hanya demi jam-jam yang tidak penting itu mereka mempertaruhkan kesehatannya.

  1. Lupa Makan

Lupa makan adalah puncak dampak kecanduan game. Lupa makan adalah pintu ke dua pengantar kematian. Ih, kata-katamu, Zha! Betul itu. Saat anak mengalami susah tidur itu sudah membuat organ tubuhnya bekerja keras tanpa istirahat. Lantas ditambah asupan gizi yang tidak tercukupi. Tentu akan membuat dia semakin drop.

Sahabat kata, saat tubuh tidak istirahat dia akan terus membutuhkan energi. Sedangkan energi bersumber dari asupan makanan. Pun otak, membutuhkan banyak oksigen untuk beraktivitas. Untuk mengantarkan oksigen hingga ke otak dibutuhkan hemoglonbin sebagai pengikat dan masuk ke otak bersama darah. Sedangkan aliran darah ini dikendalikan oleh kekuatan jantung dalam memompa.

Tahukah Sahabat Kata, bahwa game juga bisa menimbulkan stress? Berhari-hari menghadapi  layar monitor untuk menakhlukkan musuh akan mengambil banyak kerja otak. Emosi pun akan meningkat. Perhatikan saja raut muka gamers ketika kepayahan menakhlukkan lawan itu adalah awal dia mempersilakan stress masuk.  Dalam waktu yang bersamaan tubuh akan merespon untuk mengaktifkan hormon stress jika perilaku itu berulang. Akibatnya sistem kardiovaskuler juga akan bekerja ekstra untuk memenuhi instruksi penyaluran hormon tersebut. Akibat fatalnya, gamers bisa mengalami serangan jantung mendadak hingga menemui kematian .

Internet seperti pedang, bisa membantumu menghadapi musuh tapi jika tak hati-hati bisa menyembelihmu!

Share

Mengapa Harus Punya E-KTP?

Kartu Tanda Penduduk elektronik atau biasa disebut E-KTP adalah kartu yang memuat identitas seseorang yang diterbitkan secara lokal dan berlaku secara nasional. Adapun identitas dalam E-KTP antara lain: Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, Tempat/tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, agama, status perkawinan, pekerjaan, kewarganegaraan, masa berlaku KTP, foto pemilik KTP, tanggal terbit KTP, dan tanda tangan pemilik KTP.

Mengapa harus punya E-KTP? Read More

Share

Catatan Perempuan #1 : I’m not a feminist but female

Ini kegelisahanku yang terlahir sebagai perempuan 27 tahun lalu. Aku merasa terlambat memahami jati diriku sendiri. Bayangkan saja, setelah duduk di bangku SMA aku baru mengenakan pakaian-pakaian perempuan seperti dress, rok pendek, kaos yang menonjolkan lekuk tubuh.

Lantas kalau sekolah? Ya, aku tetap saja memakai seragam perempuan hanya saja sepatu, ransel, dan aksen lelaki yang ku kenakan. Semua terjadi karena ayahku menginginkan anak lelaki. Mungkin ia sedikit kecewa anak pertamanya lahir perempuan. Lantas ayahku memperlakukanku seperti anak lelaki. Betul, aku tumbuh sebagai gadis tomboi. Read More

Share