Minggu (4/12) aku iseng-iseng melakukan survei di fesbuk tentang persiapan sebelum menikah. Ada sekitar 32 responden: laki-laki menikah (LM) 9, laki-laki belum menikah (LB) 9, perempuan menikah (PM) 4 dan perempuan belum menikah (PB) 4.

status responden persiapan sebelum menikah

Jawaban mereka tentang persiapan sebelum menikah hampir sama, ada yang jawab, “siapin calon!” Yaiyalah, kalau gak ada calon mau nikah sama apa? #eh siapa. “Siapin mental,” maksudnya mental ngadepin tamu undangan dan ngadepin masa depan. Satu lagi, “Siapin jas,  mahar, dan lainnya,”dia fokus pada hari H pernikahan. Well semuanya itu benar.

jawaban responden persiapan sebelum menikahMenikah itu memang diawali dari ijab-qobul yang sah menurut tata aturan agama. Tapi kadang di antara kita tidak terpikir untuk mempersiapkan diri secara kesehatan. Kebanyakan, persiapan sebelum menikah, ya, kita akan mikir soal konsep prewed mulai dari memilih kostum, MUA, sampai lokasi yang kadang justru menimbulkan ketegangan bagi calon pengantin.

Belum lagi kalau politik keluarga mulai memanas, pasti stresnya melebihi susun skripsi. Ini sih pengalaman temenku, secara aku masih available, Sahabat Kata. Aku adalah perempuan yang mikir seribu kali untuk memutuskan menikah. Diusia yang sudah matang secara umur maupun organ reproduksi. Tidak sedikit dari mereka selalu bilang, “kurang apa?” “cari yang kaya gimana?” “nunggu apa sih?” padaku.

Well, sekarang gue jawab! Tujuan Nabi Muhammad menikah itu adalah beregenerasi. Betul, gak? Ia juga mencintai umatnya yang memiliki banyak keturunan. Perempuan mana sih yang gak ingin merasakan hamil dan melahirkan? Pasangan mana sih yang gak ingin generasainya unyu, imut, sehat, dan cerdas? Semua inginkan? Maka, aku harus memulai persiapan sebelum menikah khususnya untuk kesehatan reproduksi dan memilih lelaki yang bener-bener sehat agar bisa mewujudkan itu. Tambah satu lagi, dia harus tahu kalau blush-on-ku mahal! hahahaha.

Secara tidak sadar sebenarnya kita telah melakukan persiapan sebelum menikah khususnya kesehatan. Hanya saja, kita tidak merasa melakukan persiapan itu. Sehingga ketika di tanya apa yang kamu persiapkan sebelum menikah? Ya jawabanya seperti di atas itu. Padahal syarat sebelum menikah itu ada tes kesehatan seperti cek darah, imunisasi, dan tes kehamilan kan?

Aku hanya akan membagikan sedikit pengetahuanku tentang persiapan sebelum menikah kaitannya dengan kesehatan reproduksi. Aku rajin memperhatikan siklus haid, mengkonsumsi makanan sehat, memperhatikan kualitas istirahat, dan terapi syaraf. Aku menjalani terapi syaraf karena terindikasi akan sulit punya anak. Pengetahuan ini bukan hasil dari mengira-ira ya, tapi juga karena perikasa pada tenaga ahli.

Keuntungan melakukan persiapan sebelum menikah dengan memeriksakan serta menjaga kesehatan kita dan pasangan salah satu usaha memperkecil risiko bayi lahir difabel (disabilitas/anak berkebutuhan khusus). Sahabat kata pernah gak sih dengar istilah TORCH? Singkatan dari Toxoplasmosis, Others (syphilis, gonnorhea, listeriosis, virus, hepatitis, HIV, HPV, Human Parvovirus B19), Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simplek. Masing-masing dari itu adalah nama penyakit, yess… dan cara penanganannya berbeda.

Kebetulan aku dapat kesempatan mengikuti acara Talkshow TORCH, Pregnancy, Disability bersama Rumah Ramah Rubella dan Rumah Sakit Hermina Yogyakarta. Pembicaranya adalah dr. Zacky Arda, SpOG.

diskusi persiapan sebelum menikah

Yuk kenali satu persatu! (khusus TRCH, aja)!

kdlj86

Share

11 thoughts on “Penting! Harus dipersiapkan Sebelum Menikah

  1. Menikah itu bukan untuk mencari keturunan, karena ada saudara-saudara kita yang sampai saat ini belum mendapat keturunan, tetapi karena memang menikah itu adalah ibadah yang diperintahkan Allah, dan memang menikah itu bukan kewajiban yang ditentukan batasan waktu dan tempatnya. Yang wajib itu adalah menjaga kerukunan dalam berumah tangga, hal itulah yang menjadi batasan yaitu kemampuan untuk menjaga keharmonisan. Menikahlah bukan karena apapun selain karena itu adalah perintah Allah

    1. bicara sejarah, kemudian ada perintah untuk menikah salah satunya adalah untuk beregenerasi pak irwan. Dan menikah adalah sunah rosul. Begitu hemat saya terkait dengan konten ini. Mempersiapkan diri untuk memutuskan menikah seyogyanya juga memikirkan kesehatn. begitu maksud kami menulis. terima kasih pencerahannya.

  2. jujur,,pertama kali baca judulnya yang terlintas di kepala adalah resepsi, foto prewedding, undangan, katering dkk dkk (layaknya persiapan2 pernikahan). tapi setelah dibaca lebih lanjut,,ternyata beda!! dan ini penting (menurutku) untuk diketahui oleh calon pengantin ataupun calon orangtua. menurutku tak ada salahnya memeriksakan kesehatan sebelum pernikahan ataupun sebelum kehamilan agar kelak bayi yg dikandung sehat selama dikandungan dan setelah dilahirkan.

    1. iya mak sama-sama. Bener banget sedia payung sebelum hujan jangan sampai kecewa dibelakang karena yang nanggung juga diri sendiri

  3. Beneran deh, memang sekarang kudu masuk ke list untuk cek kesehatan ya Elzha. Aku dulu pun termasuk yang nggak masukin test TORCH ke persiapan kehamilan, hiks. Semoga makin banyak calon penganten yang menjadikan ini sebagai list persiapannya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*