TOXOPLASMOSIS merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gondi. Persebarannya melalui makanan mentah/kurang matang dan mengandung kista, paparan eek kucing yang terinfeksi, dan dari ibu ke anak selama kehamilan jika ibu terinfeksi. Penyakit ini jarang menyebar melalui transfusi darah dan antar manusia.

Perkembangan parasit toxoplasma bisa secara seksual yaitu melalui tubuh kucing dan aseksual karena menginfeksi jenis hewan berdarah panas termasuk manusia. Perkembangan aseksual ini diakibatkan karena paparan eek kucing yang sudah terinfeksi toxoplasma. Dari hewan-hewan inilah kemudian tertular pada manusia melalui makanan, tanah, atau tanaman.

Waspada! Gejala toxoplasma jarang sekali tampak. Kadang, manusia yang terinfeksi toxoplasma akan mengalami flu ringan, nyeri otot dan kelenjar getah bening setelah beberapa minggu atau beberapa bulan. Juga dapat terjadi kejang serta gangguan pengelihatan pada tubuh yang kekebalannya rendah. Jika terjadi saat kehamilan dan tidak diobati 20-50% bisa menular pada janin yang disebut dengan toxoplasmosis kongenital (seperti mikrosefalus, hidrosefalus, kejang dll). Risiko terhadap janin lebih besar jika infeksi ini terjadi pada trisemester pertama. Toxoplasmosis belum ditemukan vaksinnya! Jadi kita hanya bisa melakukan usaha preventif dan harus melakukan pengobatan setelah terjadi infeksi.

Apa yang bisa dilakukan untuk Toxoplasmosis dalam persiapan sebelum menikah?

  1. Skrining pemeriksaan serologi dilakukan pada perempuan hamil berisiko tinggi/apabila USG ditemukan kelainan konginetal. Bila terbukti Ig M (+) maka ulangi 2-3 minggu lagi. Bila diketahui ada kenaikan 4X lipat kemungkinan terjadi infeksi akut.
  2. Bila terbukti infeksi akut maka arus terapi  dengan spiramicin untuk fetal profilaksis. Ibu hamil ditawarkan pemeriksaaan amniosintesisi untuk mengetahui kejadian infeksi pada janin dilakukan setelah kehamilan 18 minggu paling cepat 4 minggu sejak hasil serologi positif.
  3. Bila terbukti menginfeksi janin saat amniosintesis maka diberikan terapi pyrimethamine dan sulfadoxine.
  4. Perempuan tidak hamil yang terbukti terinfeksi akut sebaiknya terapi dan menunda kehamilan sampai 6 bulan sebelum program kehamilan dilakukan.
  5. Skrining dilakukan sebaiknya pada setiap perempuan yang akan hamil.

 

kdlj86

Share

11 thoughts on “Penting! Harus dipersiapkan Sebelum Menikah

  1. Menikah itu bukan untuk mencari keturunan, karena ada saudara-saudara kita yang sampai saat ini belum mendapat keturunan, tetapi karena memang menikah itu adalah ibadah yang diperintahkan Allah, dan memang menikah itu bukan kewajiban yang ditentukan batasan waktu dan tempatnya. Yang wajib itu adalah menjaga kerukunan dalam berumah tangga, hal itulah yang menjadi batasan yaitu kemampuan untuk menjaga keharmonisan. Menikahlah bukan karena apapun selain karena itu adalah perintah Allah

    1. bicara sejarah, kemudian ada perintah untuk menikah salah satunya adalah untuk beregenerasi pak irwan. Dan menikah adalah sunah rosul. Begitu hemat saya terkait dengan konten ini. Mempersiapkan diri untuk memutuskan menikah seyogyanya juga memikirkan kesehatn. begitu maksud kami menulis. terima kasih pencerahannya.

  2. jujur,,pertama kali baca judulnya yang terlintas di kepala adalah resepsi, foto prewedding, undangan, katering dkk dkk (layaknya persiapan2 pernikahan). tapi setelah dibaca lebih lanjut,,ternyata beda!! dan ini penting (menurutku) untuk diketahui oleh calon pengantin ataupun calon orangtua. menurutku tak ada salahnya memeriksakan kesehatan sebelum pernikahan ataupun sebelum kehamilan agar kelak bayi yg dikandung sehat selama dikandungan dan setelah dilahirkan.

    1. iya mak sama-sama. Bener banget sedia payung sebelum hujan jangan sampai kecewa dibelakang karena yang nanggung juga diri sendiri

  3. Beneran deh, memang sekarang kudu masuk ke list untuk cek kesehatan ya Elzha. Aku dulu pun termasuk yang nggak masukin test TORCH ke persiapan kehamilan, hiks. Semoga makin banyak calon penganten yang menjadikan ini sebagai list persiapannya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*